10 Pengedar sabu diringkus polisi di lintasan Aceh-Sumut

Rekanbola – 10 orang yang diduga pengedar sabu diciduk Satresnarkoba Polres Langsa di lintasan Aceh dan Sumatera Utara. Penangkapan ini berlangsung di beberapa lokasi terpisah sejak Kamis-Minggu, 13-16 September 2018.

Pengungkapan sindikat pengedar sabu yang pertama kali dibekuk adalah berinisial MYS alias Nyak Is (31), warga Peureulak, Aceh Timur, Kamis (13/9). Penangkapan terhadap MYS setelah serangkaian penyelidikan polisi berdasarkan laporan warga.

Petugas langsung memburu pelaku dan berhasil ditangkap dengan cara menghadang mobil milik pelaku depan SPBU Alue Dua, Langsa.

“Setelah mobil yang dikendarai pelaku diintai, tim melakukan penghadangan dan menangkapnya. Saat digeledah, ditemukan 4 bungkus teh Cina berisi sabu seberat 4,15 kilogram dalam bagasi mobil, juga diamankan 2 unit handphone,” kata Direktur Dit Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito, Rabu (19/9).

Setelah itu petugas melakukan pengembangan dan kembali berhasil membekuk dua orang lainnya masing-masing berinisial CAK (30) warga Aceh Tamiang dan MAL (26) warga Langsa. Keduanya diduga pemesan barang haram tersebut.

Lalu petugas kembali melakukan pengembangan dan kembali berhasil menangkap tersangka lainnya berinisial SDL (27) warga Banda Aceh. SDL dibekuk petugas sedang berada di rumahnya di Medan, Sumatera Utara Kamis siang.

Petugas lalu melakukan pemeriksaan pelaku yang sudah dibekuk dan kembali berhasil pelaku lainnya berkaitan dengan MUS. Mereka itu adalah ERN (51), IMF (27), SRY (27) dan JUR (43) seorang ibu rumah tangga.

Pada Jumat (14/9) siang, kembali ditangkap seorang tersangka lain yang diduga berkaitan yakni MUS alias Simus (30), warga, Aceh Timur. Ia ditangkap di pinggir jalan depan Rumah Sakit Bunda Thamrin, Medan, Sumatera Utara beserta barang bukti 3 unit handphone dan satu motor Yamaha N-Max bernomor polisi BK 3201 AHD yang dikendarai.

Baca Juga:   Ini alasan Polri perpanjang MoU dengan TNI

“Mereka warga Langkat dan Deli Serdang, Sumut. Diamankan sebungkus teh Cina berisi satu kilogram sabu, 3 unit handphone, satu motor Scoppy dan satu mobil Daihatsu Sigra,” jelas Agus.

Setelah itu petugas bergerak ke rumah pelaku JUR. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 2 paket besar sabu kemasan teh Cina seberat 1,6 kilogram. Total sabu yang diamankan dari 10 pelaku itu seberat 6,75 kilogram.

“Di dalam rumah tersebut polisi juga mengamankan adik kandung JUR, yakni FAM (30), warga Langkat, Sumatera Utara,” jelasnya.

Semua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Langsa beserta barang bukti untuk pengembangan lebih lanjut.