IMF: Kelas Menengah Asia Subur Karena Sektor Perdagangan

Rekanbola – Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menilai kelas menengah di Asia subur karena sektor perdagangan.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengungkapkan sektor perdagangan berhasil meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat sambil menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru dengan upah yang lebih baik.

“Di Asia, perdagangan telah berperan dalam menciptakan kelas menengah terbesar di dunia,” ucap Lagarde di sela Pertemuan Tahunan IMF-World Bank (Annual Meeting IMF-WB) 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10).

Lebih lanjut ia mengatakan perdagangan telah berhasil meningkatkan produktivitas industri, menyebarkan teknologi baru, dan membuat produk menjadi lebih terjangkau.

Oleh karena itu, menurut Lagarde, perlu terobosan kebijakan di sektor perdagagan yang bisa meningkatkan kualitas perdagangan, termasuk melalui investasi, pelatihan, dan jaring pengaman sosial.

Tujuannya, agar bisa meningkatkan keterampilan mereka, transisi ke pekerjaan berkualitas lebih tinggi, dan memperoleh lebih banyak manfaat lainnya, termasuk bagi ekonomi global.

“Kami perlu menerapkan kebijakan domestik untuk memastikan bahwa perdagangan global lebih efektif dalam melayani kepentingan semua orang,” katanya.

Menurutnya, hal ini bisa dilakukan melalui peningkatan kerja sama perdagangan antar negara dan kawasan. Lalu, membuat potensi perdagangan melalui berbagai wadah, misalnya dengan memodernisasi sistem perdagangan global.

“Ini juga berarti membuka potensi pasar penuh untuk e-commerce (perdagangan elektronik) dan layanan tradeable lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga:   Istana Klaim Jokowi Setop 'Kutukan' Pertumbuhan Ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *