3 Pernyataan Kontroversial Trump ke Keluarga Kerajaan Inggris

REKANBOLA – Presiden Donald Trump memang terkenal sering melontarkan pernyataan kontroversial dan kadang menyesatkan. Menurut The Fact Checker The Washington Post, Trump telah membuat 10.000 lebih klaim yang salah atau menyesatkan sepanjang masa kepemimpinannya.

Bahkan, Donald Trump dikenal suka menyerang para pengkritiknya secara pribadi, mengolok-olok, memberikan julukan yang cenderung berbentuk hinaan.

Anggota keluarga kerajaan Inggris ternyata tak luput dari perhatian Donald Trump. Dalam kunjungannya ke Inggris baru-baru ini, Donald Trump melontarkan beberapa pernyataan kontroversial

Berikut tiga hal pernyataan Donald Trump yang kontroversial kepada anggota keluarga kerajaan Inggris seperti dikutip CNBC Indonesia dari Business Insider, Kamis (6/6/2019).

1.Putri Diana membeli Properti di Trump Tower

Klaim palsu ini muncul di tabloid New York dan publikasi nasional antara 1981 dan 1995 yang menyatakan ada anggota keluarga kerajaan membeli properti Trump, menurut riset tim KFile CNN tentang kertas arsip, audio, dan buku tentang Trump. Istana Buckingham membantah rumor tersebut.

Salah satu ceritanya diterbitkan di New York Post pada tahun 1993, mengatakan bahwa Putri Diana “kemungkinan membangun ‘istana’ senilai US$ 5 juta di Trump Tower,” sebuah klaim yang disangkal Istana Buckingham. Artikel itu mengakui bahwa rumor itu “mungkin dicetuskan Organisasi Trump.”

Donald Trump bersikeras dengan rumor itu dan mengatakan kepada Howard Stern di sebuah acara talkshow bahwa dia ingin membeli properti Trump Tower.

“Dia benar-benar seksi. Berat badannya bertambah 20-25 pound, dia terlihat hebat … jika saja ada cinta di sana. Saya bakal menjadi Raja Inggris,” ujar Trump.

2.Serang Kate Middleton atas foto syur yang diambil paparazzi

Pada 2012, majalah Perancis Closer mempublikasikan foto Kate Middleton sedang berjemur topless di sebuah vila milik Viscount Linley, sepupu Ratu Elisabeth.

Baca Juga:   10 Seleb K-Pop paling bersinar sepanjang tahun 2017, ada idolamu?

Foto tersebut diambil diam-diam oleh seseorang paparazzi dan mengganggu privasi Kate Middleton, tetapi dalam twitter berserinya, Donald Trump malah menyalahkan Kate Middleton.

“Kate Middleton hebat, tetapi dia seharusnya tidak berjemur dalam keadaan telanjang. Hanya Kate Middleton yang harus disalahkan [dalam masalah ini],” cuit Donald Trump.

Kate Middleton mengguat majalah Closer dan pengadilan akhirnya memerintahkan media Perancis ini membayar ganti rugi sebesar US$112.760 pada 2017.

3.Menyebut Meghan Markle jahat dalam sebuah wawancara

Dalam sebuah wawancara dengan The Sun sebelum kunjungan kedua Donald Trump ke Inggris, media tersebut mengungkapkan pernyataan Meghan Markle di masa lalu tentang Donald Trump.

Meghan Markle pernah menyebut Donald Trump “misoginis”. Meghan Markle juga menyatakan akan pindah ke Kanada bila Trump terpilih. Pernyataan ini disampaikan dalam acara The Nightly Show with Larry Wilmore pada 2016.

Ternyata setelah Donald Trump terpilih jadi presiden AS  Meghan Markle pindah ke Inggris karena menikah dengan Pangeran Harry. Menjawab pernyataan Menghan Markle di masa lalu, Trump mengatakan “ada banyak orang yang pindah ke sini, jadi apa yang bisa saya katakan? Tidak, saya tidak tahu dia jahat,” ujar Donald Trump dalam wawancara tersebut.

Meskipun rekaman pernyataan tersebar luas di media sosial, Trump membantah menyebut Markle “jahat” melalui akun twitter pada Minggu (3/6/2019).