452 Personel Polri Akan Jadi Body Guard Pasangan Capres-Cawapres

Rekanbola – Pengumuman dan penetapan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dilakukan Komisi Pemilihan Umum. Sebanyak dua pasangan, yaitu Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi ditetapkan menjadi capres dan cawapres pada Pemilu tahun 2019 mendatang.

Usai melaksanakan penetapan capres dan cawapres, pihak KPU pun langsung menyerahkan surat keputusan tersebut kepada pihak Kepolisian. Hal ini dimaksudkan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan capres dan cawapres hingga tahapan Pilpres 2019 usai.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono mengatakan, sebanyak 452 personel disiapkan untuk melakukan tugas pengamanan dan pengawalan kegiatan capres dan cawapres.

Ari menuturkan, 452 personel tersebut sudah melalui tahapan seleksi selama dua bulan mulai dari seleksi kesehatan maupun fisik.

“Mabes Polri telah melaksanakan seleksi untuk pengamanan capres-cawapres ini, kurang lebih sudah dua bulan laksanakan seleksi kesehatan, fisik, kemudian assesment dan dalam kegiatan tersebut telah ditetapkan sebanyak 452 personel yang nantinya akan mengawaki pengamanan capres cawapres ini,” kata Ari di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis 20 September 2018.

Ari Dono menjelaskan, nantinya setiap calon akan mendapatkan sebanyak 37 personel pengamanan melekat mulai dari pengawalan pribadi hingga pengamanan lalu lintas.

“Tiap calon melekat sebanyak 37 orang terdiri ADC, kemudian walpri (pengawal pribadi), pamatan (pengamanan dan pengamatan), kemudian walatas (pengawalan lalu lintas). Nantinya, kita siapkan melaksanakan kegiatan pengamanan kepada para calon 1×24 jam melekat itu untuk kegiatan di Jabodetabek,” ujarnya.

Untuk kegiatan di luar wilayah Jabodetabek, kata Ari Dono, setiap Polda sudah melaksanakan kegiatan pengamanan mulai dari penjemputan sampai di lokasi kegiatan.

Baca Juga:   Tiga catatan TGB Zainul Majdi di hari terakhir masa jabatan gubernur NTB

“Untuk di luar Jabodetabek, setiap Polda akan ada pelaksanaan pengamanan tersendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya akan menyerahkan nama-nama petugas pengawalan dari Polri kepada pasangan capres dan cawapres.

“Nanti KPU akan menyampaikan juga daftar petugas pengamanan kepada masing-masing paslon capres dan cawapres, agar diketahui siapa saja nama-nama yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan sampai tahapan pemilu selesai nantinya,” ujar Arief.