6 Kecamatan di Tegal Terendam Banjir

Rekanbola.com –  Enam wilayah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah terendam banjir. Dua rumah warga di Desa Pecabean, Kecamatan Pangkah, roboh dan rusak di bagian dindingnya.

Banjir terjadi pasca hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal dari sore hingga malam hari. Ada enam kecamatan di Kabupaten Tegal terendam banjir.

Enam kecamatan yang terendam banjir yakni Kecamatan Slawi, Pangkah, Adiwerna, Tarub, Kramat, dan Dukuhwaru. Banjir paling parah terjadi di belakang pasar Banjaran, Kecamatan Adiwerna. Di titik ini banjir hingga setinggi 1,5 meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tegal melaporkan, di Desa Kudaile RT 03 RW 01 Kecamatan Slawi, banjir kurang lebih setinggi 80 cm. Di Desa Purbayasa RT 03 RW 01 Kecamatan Pangkah, banjir sekitar 50 cm. Di Desa Pecabean Pangkah, satu rumah warga roboh dan satu lagi rusak pada bagian dindingnya.

Kemudian Desa Jiliran Kecamatan Tarub banjir yang terjadi ketinggiannya sekitar 50 cm.

Berikutnya, di Pedukuhan Pener Kecamatan Kramat, banjir sekitar 60 cm. Desa Pedeslohor, direndam banjir sekitar 50 cm. Sedangkan Desa Pagedangan Kecamatan Adiwerna tepatnya di belakang SMP Negeri 3 Adiwerna, banjir dilaporkan setinggi 50 cm.

Banjir di Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/2/2018)

Kedalaman air setinggi 1,5 meter, terjadi di belakang Pasar Benjaran Banjir. Desa Blubuk RT 01 RW 02 Kecamatan Dukuhwaru banjir kurang lebih setinggi 1 meter.

“Sampai saat ini banjir belum surut dan semua warga telah di evakuasi keluar rumah untuk sementara. Warga mengungsi di masjid yang tidak terdampak banjir,” kata petugas Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana BPBD Tegal, Agung Gigih.

Agung mengatakan, pihaknya akan menyiapkan dapur umum dan tenda pengungsian bila dibutuhkan.

Baca Juga:   Plt Wali Kota: Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Malang Akibat Naiknya Permintaan

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo