6 Orang ini sukses di dunia model dan mengubah ‘standar kecantikan’

Mereka ingin membuktikan kalau setiap orang memiliki kecantikan tersendiri dengan caranya masing-masing.

 

Rekanbola.com – Standar kecantikan selalu identik dengan bentuk badan yang bagus, kulit yang mulus, wajah yang rupawan dan beberapa kesempurnaan lainnya. Untuk menjadi bagian dari standar ini, banyak orang rela mati-matian untuk diet agar badan mereka ramping serta perawatan kulit agar terlihat sempurna.

Banyak hal yang dilakukan demi tercapainya tubuh bak model yang berlenggak-lenggok di catwalk. Namun nyatanya, saat ini ada beberapa orang yang menantang standar kecantikan ini justru sukses. Mereka ingin membuktikan kalau setiap orang memiliki kecantikan tersendiri dengan caranya masing-masing. Siapa aja mereka? Berikut 9 orang yang sukses mengubah standar kecantikan di dunia seperti Rekanbola.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (29/3).

1. Winnie Harlow (Chantelle Brown-Young).

Winnie Harlow merupakan model Kanada yang kini kariernya melejit. Ia sukses mengubah kelainan kulitnya menjadi karier yang menguntungkan dan membuatnya jadi terkenal. Saat berusia 4 tahun, ia didiagnosa mengidap vitiligo. Namun akhirnya ia tenar berkat menjadi salah satu kontestan di America’s Next Top Model.

 

2. Andreja Pejic.

Andreja Pejic merupakan seorang supermodel transgender asal Australia. Ia merupakan salah satu model androgyny paling terkenal di dunia fashion. Ia bisa menjadi model cewek maupun cowok dalam setiap pemotretan atau pertunjukan mode dunia. Andreja bahkan sudah pernah memperagakan busana ternama dengan tampilan cewek maupun cowok untuk Jean-Paul Gaultier, Marc Jacobs, Michalsky, Rosa Clara hingga pertunjukan fashion lainnya. Andreja kini sudah mengubah gendernya menjadi seorang wanita. Ia sudah muncul di majalah Vogue sebagai transgender pertama.

 

3. Tess Holliday.

Tess merupakan model plus size asal Amerika Serikat. Kariernya sebagai model mulai melejit saat ia menciptakan gerakan #effyourbeautystandarts di Instagram pada tahun 2013. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu model plus size oleh Vogue Italia, Refinery29 dan The Huffington Post. Tess ingin menunjukkan kepada semua orang kalau cantik tidak mengenal ukuran.

 

4. Daphne Selfe.

Daphne Selfe merupakan model tertua di dunia. Ia kini berusia 84 tahun dan masih terlihat sangat keren. Daphne nggak melakukan operasi apapun atau botox sedikitpun, bahkan ia nggak menggunakan kosmetik mahal. Ia selalu tampil sebagai model dan tanpa sentuhan Photoshop pada tubuhnya. Ia ingin menunjukkan kalau kamu tetap terlihat keren dan orang yang aktif meski sudah tua.

 

5. Moffy.

Moffy merupakan model asal Inggris yang berusia 20 tahun. Moffy adalah seorang pengidap strabismus atau sering disebut mata juling. Ia menginspirasi semua orang untuk menerima kekurangan mereka sendiri dan merasa lebih baik. Moffy bahkan nggak pernah berpikir akan mengoperasi matanya. Bagi Moffy, kekurangan yang ada matanya malah membuat ia lebih menarik.

 

6. Jillian Mercado.

Jillian merupakan seorang model Amerika. Ia menderita muscular dystrophy di mana Jillian harus menikmati hidupnya di atas kursi roda. Jillian mampu membuktikan kalau penyakitnya itu nggak menghalanginya dalam meraih kesuksesan. Kini ia menjadi editor fashion, blogger dan bintang di acara kampanye Diesel “We Are Connected”.

 

Recommended

Facebook Comments

Follow me on rekanbola twitter