8 Pekerjaan yang Bisa Diambil LeBron James Usai Pensiun

Rekanbola.com – Dalam dunia basket NBA, memasuki usia 30 hingga 35 tahun dapat dikatakan sebagai masa-masa terakhir yang dimiliki oleh setiap pemain untuk dapat tetap tampil prima.

Jarang di antara mereka yang berada di usia 36 sampai 40 tahun masih tetap bugar atau memiliki fisik yang impresif saat sedang bertanding.

Saat ini, LeBron James berusia 32 tahun yang berarti kurang lebih dalam waktu dekat ia akan segera pensiun. Setidaknya, pemain megabintang Cleveland Cavaliers ini pastinya belum tentu akan bermain sampai 10 tahun lagi.

Jika telah pensiun, pastinya pebasket yang juga akrab dipanggil King James ini sudah tidak akan mendapatkan gaji sebagai pemain.

Untuk itulah, tidak ada salahnya jika dari sekarang dirinya mulai mencoba investasi untuk membuka usaha atau melakukan kegiatan lainnya demi menjaga pendapatan.

Dengan telah memiliki modal nama besar di dunia olahraga (tidak hanya di dunia basket), pastinya LeBron James tidak akan kesulitan jika ingin membuka usaha sendiri.

Berikut ini, REKANBOLA.COM membagikan beberapa pekerjaan yang bisa dilakukan oleh LeBron James usai dirinya pensiun nanti:

Pelatih

LeBron James. Copyright: © Internet

LeBron James.

Bagi seorang atlet profesional dalam cabang olahraga tertentu, tidak sedikit di antara mereka yang memutuskan untuk menjadi pelatih saat dirinya pensiun.

Hal ini tentunya tidaklah aneh, bahkan dapat dikatakan sangat wajar. Artinya, sang atlet benar-benar membuktikan jika dirinya sangat mencintai olahraga yang ia geluti.

Lihat saja yang paling dekat yang mampu meraih kesuksesan menjadi pemain ataupun pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr.

Saat masih aktif sebagai pemain, Kerr pernah merasakan gelar juara selama empat tahun beruntun di tahun 1996 hingga 1999 serta tahun 2003 bersama Chicago Bulls dan San Antonio Spurs.

Ketika menjadi pelatih, Kerr di musim perdananya yang menangani Warriors di musim 2014/15 langsung mendapatkan gelar juara. Begitu pula pada musim 2016/17 kemarin, pelatih berusia 51 tahun ini juga kembali memberikan gelar juara bagi Stephen Curry dan kawan-kawan.

Langkah ini tentunya dapat diikuti oleh LeBron James andai ia telah pensiun nanti. Pertama-tama, tentunya ia dapat mengikuti sekolah kepelatihan dulu untuk mendapatkan lisensi atau sertifikat, bukti kelayakan dirinya pantas menjadi pelatih.

Jika pemain yang berposisi sebagai small forward ini mau mencoba dari nol atau benar-benar dari bawah, LeBron James bisa mencoba untuk melatih tim basket di sekolah-sekolah SMP atau SMA di Amerika.

Mungkin, dapat dimulai dari sekolah lamanya di St. Vincent-St. Mary, barulah setelah itu ia melatih tim amatir atau tim papan bawah di NBA.

LeBron James juga pastinya berkemungkinan besar dapat melatih timnya Cavaliers, mengingat dirinya sudah dianggap seperti ikon atau legenda bagi tim yang bermarkas di Quicken Loans Arena tersebut.

Beli Tim Basket

Pebasket Cleveland Cavaliers, LeBron James. Copyright: © Joe Robbins/Getty Images

Pebasket Cleveland Cavaliers, LeBron James.

Menurut data dari Hoopshype, di musim 2017/18 nanti, LeBron James akan menerima gaji sebesar USD 33,285,709 atau lebih dari Rp443 miliar.

Dengan jumlah uang sebesar itu, tidak ada salahnya jika pebasket yang identik dengan nomor punggung 23 ini menanam saham dengan membeli tim basket.

Tentunya untuk tahap awal, LeBron tidak perlu membeli tim tersebut secara penuh, karena jika ia hanya menaruh sebagian kecil saham saja, setidaknya ia juga pastinya dapat memiliki keuntungan walaupun sedikit.

Buka Toko Olahraga

Toko Basket (ilustrasi). Copyright: © Shopawards

Toko Basket (ilustrasi).

LeBron James Sport Center atau LeBron James Sport Shop. Dengan menggunakan nama besar yang ia miliki di dunia olahraga, rasanya tidak mungkin jika dirinya akan sepi pengunjung jika membuka toko olahraga di Amerika Serikat.

Toko olahraga yang ia buka, tentu saja dikhususkan untuk olahraga basket yang ia geluti, dapat berupa baju-baju atau celana-celana latihan basket atau untuk gym, atau bisa juga satu set pakaian basket sesuai dengan desain yang ia mau.

Tidak hanya pakaian, tentunya ia juga dapat menjual perlengkapan olahraga lainnya, seperti sepatu, kaus kaki olahraga, headbandarmband, untuk olahraga basket, tas, botol minum, gelas, dan masih banyak lagi.

Kawasan yang bisa ia gunakan pastinya di kawasan Kota Cleveland dan Miami, di mana dua kota tersebut merupakan tim yang pernah dibelanya.

Ya, selain The Cavs, LeBron juga pernah memperkuat Miami Heat pada tahun 2010 hingga 2014 lalu, di mana saat itu ia benar-benar berada dalam puncak kejayaannya.

Selain itu, ia juga bisa membuka cabang lain di kota-kota besar di Amerika Serikat, seperti New York, Los Angeles, San Francisco, Washington DC, dan New Orleans.

Barulah setelah itu dirinya dapat membuka cabang di negara-negara lain yang pastinya memiliki minat basket cukup tinggi.

Pemain Film atau Iklan

LeBron James. Copyright: © Internet

LeBron James.

LeBron James kabarnya akan segera menjadi bintang utama dalam film anak-anak bernama Space Jam. Film ini pertama kali keluar pada tahun 1996 lalu, di mana kala itu film tersebut menjadikan legenda NBA, Michael Jordan sebagai tokoh utamanya.

Masuk ke dunia akting juga dapat menjadi pilihan yang baik bagi pebasket berusia 32 tahun ini. Sebab, pendapatan yang dimiliki oleh seorang artis tentu tidaklah sedikit, apalagi jika film yang dikeluarkan mampu menghasilkan banyak penonton.

Andai LeBron James tidak menjadi pemain film, ia juga dapat beralih dengan menjadi bintang iklan. Salah satu iklan yang pernah dijalankannya dan juga pernah diberitakan oleh Rekanbola.com adalah saat LeBron James menjadi bintang iklan minuman soda, Sprite.

Menariknya, mimik LeBron James dalam iklan tersebut benar-benar menunjukkan jika dirinya sudah terbiasa dengan iklan yang ia mainkan.

Buka Toko Es Krim

Es Krim LeBron James. Copyright: © Indosport/Internet

Es Krim LeBron James.

Siapa yang tidak suka makan es krim? Dari anak-anak sampai orang tua, tentunya menyukai cemilan manis yang dingin ini.

Cemilan yang satu ini memang seakan menjadi teman yang baik, saat kita sedang bersantai. LeBron James sendiri pernah menyediakan truk es krim di luar lapangan Quicken Loans Arena untuk para fans-nya dan dibagikan secara gratis yang ia lakukan pada pertandingan perdana NBA 2016/17 kemarin.

Dengan membuka usaha toko es krim, tentunya akan menambah pemasukan bagi LeBron James andai ia telah pensiun nanti.

Buka Restoran

LeBron James menjadi penjual Pizza. Copyright: © Youtube

LeBron James menjadi penjual Pizza.

Selain membuka toko es krim, LeBron James tentunya dapat membuka sebuah restoran. Tidak perlu yang besar-besar, restoran kecil saja tentunya sudah cukup bagi LeBron James untuk menambah pemasukan keuangannya.

LeBron James bahkan pernah mengerjai para pengunjung di AS dengan menjadi penjual pizza. Dengan sedikit pengalamannya itu, tentu tidak ada salahnya jika dirinya dapat membuka sebuah restoran di AS andai ia telah pensiun dari dunia basket nanti.

Barbershop

Barbershop (ilustrasi). Copyright: © Timeout

Barbershop (ilustrasi).

Pada masa kini, model rambut pria memang telah beraneka ragam. Sangat jarang bagi para pengunjung pria yang menginginkan model rambut hanya cepak, botak, atau “pendekin aja bang.”

Tetapi banyak macam seperti, slick backuppercut hairundercut hairMohawkspiky, dan masih banyak lagi.

Dapat dipastikan, jika LeBron James membuka barbershop, tentunya ia tidak akan pernah sepi pengunjung.

Terlebih, jika LeBron sesekali menyempatkan diri untuk berada di barbershop itu untuk menghibur atau menyapa para penggemarnya.

Buka Sekolah Basket di Indonesia

Sekolah Basket (ilustrasi). Copyright: © Bluesombrero

Sekolah Basket (ilustrasi).

Harus diakui, di Indonesia, minat olahraga memang lebih banyak ke sepakbola dan bulutangkis. Namun, jika ditelaah lebih dalam, sebenarnya, masyarakat Indonesia yang berminat pada basket juga tidak sedikit.

Hanya saja, cabang olahraga basket di Indonesia tidak memiliki iklan yang luas seperti dua cabang olahraga yang telah disebutkan itu.

Selain itu, fasilitas yang disediakan juga dapat dikatakan terbatas. Sementara untuk olahraga sepakbola atau bulutangkis, mereka tentunya hanya memerlukan lapangan atau tanah yang cukup luas, maka dua olahraga tersebut pun dapat dijalankan.

Sementara basket, olahraga ini tidak hanya membutuhkan lapangan yang luas saja, tetapi juga ring basket sebagai pelengkapnya.

Nah, jika LeBron James datang ke Indonesia, kemudian membeli tanah untuk dijadikan sekolah basket yang mengatasnamakan dirinya disertakan dengan iklan.

Bukan tidak mungkin, jika LeBron James tidak hanya dapat memiliki pendapatan baru, tetapi juga membantu Indonesia untuk meningkatkan cabang olahraga basket.

Recommended

Facebook Comments