9 Trik Mendapatkan Foto Kece saat Liburan, Gak Bakal Kecewa Deh!

INSPIRASI

Rekanbola.com – Apakah kamu seorang traveler yang suka membawa kamera ala profesional? Atau suka menjadi “model” jepretan kamera?

Kita sering berekspektasi mendapatkan foto liburan yang sangat kece. Tapi sayangnya, kita justru mendapatkan foto yang tidak seindah yang ada di internet atau Instagram. Padahal, lokasinya sama persis.

Kalau ingin fotomu terlihat lebih keren dan Instagramable, kamu harus berusaha keras! Berikut adalah tips fotografi perjalanan untuk memperbaiki kualitas fotomu.

1. Cari info lokasi liburan sebanyak-banyaknya.

plan-travel-trip-map-camera-0c0b8e0ad28983c0cc212c45ea348215.jpgaltphotos.com

Perbanyak riset tentang lokasi liburanmu. Kamu bisa mencarinya melalui buku panduan, internet, blog, kartu pos, dan Instagram untuk menemukan ide foto. Lebih efesien lagi jika kamu punya teman fotografer yang sudah pernah atau tinggal ke sana.

Setelah menemukan lokasi-lokasi terbaik, kamu bisa mencari info lebih lanjut seputar jam, cuaca, lingkungan, dan akses ke sana.

Dengan mengetahui hal penting tersebut, kamu bisa lebih maksimal mencari foto saat liburan. Tak ada kegiatan berkeliling tidak jelas yang hanya membuang-buang waktu.

2. Jadikan fotografi sebagai prioritas saat liburan.

shutterstock-473586982-9a78b486cce7410794f7143824ffc99c.jpgdaily.oktagon.co.id

Kalau tujuan utama traveling sebagai lokasi hunting foto, maka jadikan hal tersebut sebagai prioritas. Kamu harus konsisten memasukkan agenda utama untuk mencari lokasi foto. Sebab, fotografi saat liburan memerlukan komitmen waktu yang matang.

Masalah yang sering terjadi adalah ketika liburan bersama keluarga, teman, atau agen travel yang terpaku dengan jadwal padat. Perlu diingat, berpindah tempat secara cepat membuatmu tidak akan maksimal dan membuat fotomu tampak membosankan.

3. Bangun paling pagi, pulang semalam mungkin. 

11705936-868488266567923-1917542837-o-24b652db10bb02732ff975896f48ea25.jpgmnogolok.info

Persiapkan staminamu untuk mencari momen golden hour  yang menghasilkan foto berkualitas cahaya lembut dan halus. Momen tersebut tergantung lokasi liburan masing-masing, umumnya pada pukul 05.00-09.00 dan 15.00-18.00.

Kamu bisa menghasilkan foto sunrise  dan sunset  yang membuat potret liburanmu makin berkesan. Di waktu tersebut, kamu bisa terhindar dari sengatan matahari yang ganas dan kualitas cahaya yang keras.

Kalau lokasi liburanmu memungkinkan untuk pemandangan malam yang indah, seperti  milky way, siapkan kamera dan staminamu lebih baik. Menghasilkan foto pada malam hari jelas lebih menantang, karena hawanya lebih dingin dan menahan kantuk.

4. Foto human interest jadi lebih menarik.

human-interest-by-anggalanell-557ddb80bfbc2f1c235d2aa8a4aefa3d.jpganggalanell.deviantart.com

Mengabadikan interaksi orang lokal di lokasi liburanmu akan menambah keunikan hasil fotomu. Foto dengan konsep human interest terbilang cukup sulit dibandingkan tema lainnya saat liburan.

Kamu akan dihadapkan dengan orang asing yang belum tentu mau difoto. Kamu pasti bertanya-tanya bagaimana jika mereka bilang tidak? Apakah mereka akan tersinggung? Apakah mereka akan marah?

Kuncinya, kamu harus bisa membuat mereka nyaman, aman, dan tenang. Kamu harus bisa pandai berbicara untuk sukses melakukan pendekatan terhadap orang yang ingin kamu foto. Beberapa orang akan langsung mengiyakan, tapi tak jarang pula mereka meminta imbalan.

5. Bereksperimen dengan komposisi yang pas.

compositiontechniqueshead-8340a8ef34ec907af2676958b629c0f3.jpgpetapixel.com

Jangan cepat puas dengan hasil foto pertama yang kamu dapatkan. Inilah pentingnya “waktu fotografi” dalam sebuah lokasi pemotretan. Kamu bisa mengeksplorasi lokasi tersebut, bermain dengan foreground  dan background yang berbeda-beda.

Kamu juga bisa bermain dengan bermacam angle dengan jarak yang bervariasi. Mainkan beberapa komposisi dasar seperti diagonal, rule of third, atau framing. Kamu juga bisa membuat komposisi sendiri yang menarik sesuai selera.

6. Saatnya mengimprovisasi lokasi liburanmu.  

political-mapping-nsa-3fcf95009acf935d6ce77ce6de8c7fd9.jpegthehigherlearning.com

Nah, lokasi yang tepat dengan waktu yang maksimal tentunya akan membuat beberapa jam kosong saat kamu liburan. Setelah menyelesaikan jadwal fotomu di hari tersebut, kamu bisa berkunjung ke tempat-tempat lain. Terutama lokasi yang belum banyak orang tahu.

Kamu bisa berjalan kaki tanpa arah untuk berkeliling. Kamu bisa berkeliaran di gang, ke puncak gunung, dan tikungan berikutnya. Pastikan kamu tidak membawa banyak barang supaya bisa bergerak dengan leluasa.

7. Tetap waspada khususnya terhadap pencuri.

travel2-7a571856082806a6d23c38fdd58170ff.jpgmoneycrashers.com

Kamu gak ingin kan terkena musibah saat liburan? Bayangkan saja sudah capek-capek menghasilkan foto, tapi terjadi musibah yang tidak kamu harapkan.

Selain menghindari tempat berbahaya, kamu juga harus menjaga kameramu dengan baik. Tidak jarang kesalahan ada padamu, seperti kamera ketinggalan, rusak, jatuh, atau kena air.

Kamu bisa bertanya pada penduduk sekitar, apakah lokasi yang akan kamu kunjungi itu aman atau tidak. Jangan sampai liburanmu menjadi hal yang menyedihkan, ya!

8. Saatnya mengedit fotomu terlihat lebih keren.

Hal ini masih menjadi perdebatan hingga sekarang, karena mengedit foto dianggap sesuatu hal yang curang.

Semua fotografer profesional mengedit foto mereka menggunakan perangkat lunak seperti lightroom, photoshop, snapseed, vsco, atau lainnya. Beberapa lainnya melakukannya lebih.

Tapi pada dasarnya, semua orang melakukan soft editing. Dengan mengedit, kamu bisa menjadikan fotomu terlihat lebih hidup dengan beberapa koreksi warna.

Yang harus kamu ingat sebelum mengedit adalah foto terbaik dihasilkan saat hunting. Foto tidak fokus atau jelek tidak bisa diedit menjadi sebuah karya foto layaknya profesional.

9. Kesabaran adalah segalanya.

nature-photographers-45-880-7256f31a649c478dac93d37d2d214e2e.jpgboredpanda.com

Fotografi adalah tentang apa yang benar-benar terlihat di depanmu. Bukan hanya dengan mata, tapi juga dengan hati. Hal ini membutuhkan waktu dan perhatian yang tidak cepat.

Kamu harus dengan sabar menunggu momen terbaik untuk menghasilkan sebuah foto yang maksimal. Perhatikan detailnya, seperti cuaca, lokasi, dan suasana yang mendukung. Kamu harus belajar untuk sabar, supaya tidak kehilangan momen yang fantastis!

Semua orang bisa menjalankan fotografi dengan baik karena terbiasa. Semua butuh proses dan pengalaman. Jangan cepat menyerah pada percobaan pertama, teruslah berlatih, dan pantang menyerah. Kegagalan ada guru terbaik untukmu agar tetap semangat berlatih dan berkembang.

Recommended

Facebook Comments