Ada Acara IMF-World Bank, Kemenhub Pantau Operasional Bandara Ngurah Rai

Rekanbola – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat total penerbangan yang dilayani mencapai 1.723 dengan total penumpang yang diangkut sebanyak 239.272 orang dari 5-8 Oktober 2018 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Angka ini meningkat 12 persen dibandingkan periode sama 2017. Begitu juga penumpang yang dilayani tumbuh delapan persen.

Selama pertemuan IMF-World Bank 2018, Kementerian Perhubungan setujui penambahan penerbangan ke Bali sebanyak 61 penerbangan tambahan. Kementerian Perhubungan pun berkoordinasi dengan Airnav dan operator bandara untuk antisipasi pergeseran slot.

Hal ini mengingat akan ada 24 penerbangan VVIP (level kepala negara), 50 penerbangan VIP (para menteri keuangan dan gubernur bank sentral) dan 36 penerbangan charter yang dipakai pengusaha dan peserta lainnya.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Pramintohadi, mengatakan untuk memantau kelancaran arus kedatangan dan keberangkatan pada delegasi, Ditjen Perhubungan Udara dan PT Angkasa Pura I beserta para pemangku kepentingan lainnya di bandara telah membuat Posko Command Center yang berlokasi di terminal kedatangan domestik.

Untuk memberikan informasi kepada delegasi yang datang, pihak bandara dan panitia juga menyiapkan information desk.

Pramintohadi menginstruksikan, kepada jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada delegasi dan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan.

Ini agar selama perhelatan tahunan tersebut berlangsung mulai dari kedatangan sampai keberangkatan para delegasi ke negara masing-masing dapat berjalan dengan baik dan lancar dengan tetap mengacu pada standar keselamatan dan keamanan penerbangan sipil.

“Guna mendukung kelancaran kegiatan ini, kami telah mengintruksikan kepada jajaran Ditjen Hubud untuk terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di bandara dan kami pantau secara berkala perkembangannya,” ujar dia ditemui ketika mengecek langsung kelancaran pelayanan kedatangan dan keberangkatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga:   Cara Kementan Tekan Harga Ayam Beku yang Capai Rp 40 Ribu/Kg

“Bandara ini adalah pintu gerbang udara. Oleh karena itu, harus mampu memberikan kesan pertama yang baik melalui pelayanan yang optimal, dan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan kepada penumpang,” tambah Pramintohadi.

Tambah Kapasitas Pelayanan

Adapun prediksi delegasi yang tiba melalui Bandara Ngurah Rai sebanyak 26 ribu terdiri dari 11 ribu delegasi internasional dan 15 ribu delegasi domestik. Oleh karena itu, operator bandara telah mengantisipasi dengan menambah kapasitas pelayanan.

Peningkatan pelayanan tersebut antara lain: pengoperasian bandara selama 24 jam per hari, perluasan apron sehingga mampu menampung 47 parking stand yaitu 11 pesawat wide body dan 36 narrow body, penambahan check-in counter dari 96 unit menjadi 132 unit dan penambahan fasilitas gedung parkir hingga mampu menampung 1.011 unit kendaraan.

“Peningkatan kapasitas ini agar delegasi yang datang ke Bali dapat ditangani dengan baik,” ujar dia.

Annual Meetings (AM) International Monetary Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Gubernur IMF dan WBG.

Forum ini adalah pertemuan terbesar bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan di tingkat global, yang mempertemukan pihak pemerintah (Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral) dengan pihak non pemerintah yang menguasai sektor keuangan dan ekonomi dunia.

Meski pergelaran akbar ini baru akan dibuka pada 12-14 Oktober 2018. Namun side event telah mulai diselenggarakan sejak Senin, 8 Oktober 2018.

Pertemuan yang digelar selama satu minggu ini diperkirakan dihadiri lebih dari 26 ribu orang yaitu para Kepala Negara, Menteri Keuangan, delegasi yang terdiri utusan Bank Sentral dari 189 negara, para pengusaha, media dan pendukung acara lainnya yang akan tiba melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Baca Juga:   Jokowi Batalkan Kenaikan Harga BBM karena Takut Picu Inflasi

Tercatat akan ada 24 flight VVIP (level kepala negara), 50 flight VIP (para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral) dan 36 flight charter yang dipakai oleh para pengusaha dan peserta lainnya. Dengan ada VVIP movement, akan berdampak pada perubahan slot penerbangan reguler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *