Ada Kontak, Hukuman Ronaldo Diyakini Tak Akan Dihapus

Rekanbola – Hukuman yang diberikan wasit Felix Brych kepada bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dalam laga kontra Valencia memang kontroversial. Namun eks pemain Chelsea, Craig Burley, tak yakin hukumannya akan dihapus.

Juventus bertemu Valencia di Stadion Mestalla pada hari Kamis (20/9) kemarin dalam laga perdana grup H Liga Champions. Bianconeri sendiri berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Sayangnya, kemenangan itu harus tercoreng dengan kartu merah yang diberikan Brych kepada Cristiano Ronaldo pada babak pertama. Insiden itu semakin kontroversial karena bintang asal Portugal itu hanya melakukan hal yang sepele.

Scroll ke bawah untuk membaca komentar Craig Burley.

 

Tidak Akan Dihapus

Dalam tayangan ulang, Ronaldo terlihat sedang memegang kepala bek Valencia, Jeison Murillo. Ia terlihat kesal karena pemain berumur 26 tahun tersebut melakukan akting yang sedikit berlebihan setelah bersenggolan dengannya.

Burley sendiri tidak yakin bahwa tindakan yang dilakukan Ronaldo pantas untuk dikartu merah. Walau begitu, ia tidak yakin hukuman untuk mantan penyerang Real Madrid tersebut dihapus oleh UEFA.

“Saya tidak percaya itu kartu merah, tetapi saya tidak yakin mereka akan menghapusnya. Karena mereka akan menunjuk ke ‘ada kontak’,” ujar Burley kepada ESPN.

“Menarik rambut atau apapun dan mereka akan berkata, ‘anda tak diperbolehkan melakukan itu’. Saya tidak yakin mereka akan menghapusnya,” lanjutnya.

 

Perlunya VAR

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, meyakini kartu merah Ronaldo tidak akan terjadi jika saja UEFA menggunakan VAR di Liga Champions. Dan Burley pun sepakat dengan itu.

“Ini adalah kompetisi elit Eropa dan Piala Dunia sukses dengan VAR, tekanannya besar,” tambahnya.

“Kami punya banyak liga di Eropa dengan VAR dan di sini ada kompetisi yang paling elit, dan kami mengandalkan beberapa tambahan wasit dengan tongkatnya di belakang gawang,” tandasnya.

Baca Juga:   Iran vs Spanyol, Iniesta Yakin Tidak Akan Mudah

Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin, masih bersikeras untuk tidak membawa VAR ke Liga Champions. Menurutnya, teknologi pembantu wasit itu masih punya banyak celah.