Agar Produk RI Bisa Diekspor, Mendag Lobi Perwakilan Dagang AS

Rekanbola-  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan akan melakukan berbagai upaya agar pencabutan generalized system of preferences (GSP)

terhadap 124 produk Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat (AS) tak terjadi. Rencananya pada ajang ASEAN Summit, dia akan menemui lagi Duta Besar USTR (United States Trade Representative) Robert E Lighthizer.

“Kita tunggu dan besok tim teknis akan bertemu lagi, saya akan ketemu dengan Lighthizer di Singapore pada waktu ada ASEAN Summit,” ujar Enggartiasto di Surabaya, Rabu (8/8/2018).

Enggartiasto akan mencoba menegosiasi lagi rencana pencabutan GSP, dan menunjukkan progres komitmen pemerintah terhadap kerja sama perdagangan dengan AS.

“Kita janjian di tengah-tengah itu di akhir September. Sampai dengan saat ini kita menunjukkan dulu progresnya mengenai komitmen yang kita sudah buat,” kata menteri yang biasa dipanggil Enggar itu.

Ditanya jika ada kemungkinan besar mengenai pihak AS yang ingin mencabut GSP dan memulai perang dagang, Enggar enggan berandai-andai. Terlebih saat pertemuan awalnya dengan Lighthizer, pihak Amerika telah memberikan sinyal baik.

“Jangan berandai-andai, sebab saya tidak akan diundang kalau mereka sudah mengatakan saya pasti akan cabut. Saya tidak diundang untuk melakukan pembahasan, dan saya mendapatkan surat apresiasi dari Lightheizer atas kunjungan dan pembicaraan yang terjadi,” tutur Enggar.

 

( Sumber : detik.com )

Baca Juga:   Pencairan PKH Tahap Tiga Sudah Capai 99,5 Persen