Airlangga Hartarto Diminta Pilih Jadi Menteri atau Timses Jokowi

Rekanbola – Direktur Riset Populi Center, Usep Saeful Ahyar menilai Airlangga Hartarto harus memilih salah satu dari dua posisi, yaitu sebagai menteri Perindustrian atau tim kampanye nasional calon presiden petahana Joko Widodo.

Hal itu dikemukakan Usep menanggapi soal sejumlah menteri Joko Widodo masuk dalam tim kampanye nasional (TKN) untuk Pemilihan Presiden 2019. Salah satunya adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

“Ya saya kira pilih salah satu biar fokus juga dalam konteks menteri dan timses itu. Agar tidak terjadi conflict of interest,” kata Usep di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Menurut dia, jika tetap memegang dua posisi itu maka akan ada dampak politik yang terjadi, yakni Airlangga bisa dianggap menyalahgunakan posisi menteri untuk kampanye.

“Kalau dia masih menjabat sebagai menteri atau jabatan-jabatan publik, itu penyalahgunaan. Itu punya potensi juga untuk disalahgunakan gitu. Dia melekat gitu, misalnya dia kampanye, itu dia tetap sebagai menteri. Ya itu kan yang harus dihindari,” ujar Usep.

Usep mengingatkan posisi di Kementerian Perindustrian adalah posisi yang penting sehingga harus dikerjakan secara fokus, tanpa terganggu dengan kepentingan lain.

“Pekerjaan-pekerjaan sebagai menteri juga kan banyak yang harus dikerjakan. Apalagi memanfaatkan jabatan sebagai menteri untuk kepentingan pemenangan pemilu,” kata Usep.

Seperti diketahui, sejumlah menteri masuk tim sukses Jokowi di antaranya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Lalu, ada Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Baca Juga:   Anggota DPR Arteria Dahlan Disarankan Minta Maaf ke Emil Salim