Akhir Rekor Kekalahan dan Statistik Lainnya dari Panama Vs Tunisia

REKANBOLA – Tunisia sukses menghibur diri dengan membawa pulang tiga poin usai mengalahkan Panama pada laga terakhir grup G hari Jumat (29/6) dini hari tadi. Kedua timnas ini sudah dipastikan tersingkir karena kalah saing dengan Belgia dan Inggris.

Panama sempat unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri pemain Tunisia, Yassine Meriah, pada menit ke-33. Pada babak kedua, Tunisia berhasil membalikkan keadaan melalui aksi dari Fakhereedine Ben Youssef dan Wahbi Khazri.

Kemenangan ini membuat mengakhiri kiprahnya dalam Piala Dunia 2018 di posisi tiga dengan koleksi tiga angka. Sedangkan Panama mau tak mau harus menerima status sebagai juru kunci grup G karena tak mampu meraih angka sama sekali.

Walau laga ini hanya mempertemukan dua tim kuda hitam, namun ada beberapa catatan yang tersaji dan patut anda simak. Seperti yang dilansir dari BBC Sport, berikut di antaranya.

 

Baca Juga :

 

Statistik Panama vs Tunisia

1. Ini adalah kemenangan Panama yang kedua kalinya di Piala Dunia, dan yang pertama sejak mengalahkan Meksiko di tahun 1978 (3-1). Laga kontra Meksiko itu sendiri merupakan debut mereka di ajang bergengsi ini.

2. Tunisia sukses mengakhiri rekor 13 laga tanpa kemenangan mereka di Piala Dunia (seri empat, kalah sembilan).

3. Dua kemenangan Tunisia di Piala Dunia berasal dari laga di mana mereka sempat tertinggal lebih dulu di jeda babak pertama.

4. Panama menjadi tim pertama yang kalah dalam tiga laga pertamanya di Piala Dunia, sejak Serbia dan Togo pada tahun 2006.

Baca Juga:   Soal Isu Neymar ke Barcelona, Begini Tanggapan Arturo Vidal

 

Statistik Lanjut

5. Tunisia kebobolan di setiap 12 laga Piala Dunia mereka. Tunisia mencatatkan clean sheet terakhir di kompetisi ini pada tahun 1978, di mana mereka sukses menahan imbang Jerman 0-0.

6. Dengan gol dari Panama di laga ini, maka Piala Dunia 2018 menjadi seri pertama yang di mana semua kontestan berhasil menyarangkan sedikitnya dua gol.

7. Gol bunuh diri Meriah merupakan gol bunuh diri yang ke-50 dalam sejarah Piala Dunia.

 

 

(Sumber : BOLA.NET)