Alasan Jokowi ngotot kunjungi Afghanistan meski diguncang teror bom

Rekanbola.com – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Widodo menyempatkan diri menginjakkan kaki di Afghanistan di sela lawatan selama enam hari mengelilingi Asia. Rentetan teror bom yang mengguncang negara tersebut beberapa hari terakhir tak menyurutkan niat Jokowi berkunjung ke Afghanistan.

“Beberapa hari lalu, kota ini diguncang bom mobil menggunakan ambulans, yang menewaskan lebih seratus orang. Lalu pagi ini terdengar kabar serangkaian ledakan juga terdengar di Kabul, tak jauh dari sebuah akademi militer,” kata Jokowi, Senin (29/1)

Lewat akun Facebooknya, Jokowi sempat bercerita umat muslim sering kali menjadi korban negara konflik, peperangan dan terorisme. Kedatangannya sebagai bentuk solidaritas.

“Seperti yang saya sampaikan di depan Parlemen Pakistan, hari Jumat lalu, umat Islam adalah korban terbanyak dari konflik, perang dan terorisme. Datanya sangat memprihatinkan: 76 persen serangan teroris terjadi di negara Muslim dan 60 persen konflik bersenjata di dunia terjadi di negara Muslim. Lebih jauh lagi, jutaan saudara-saudara kita harus keluar dari negaranya untuk mencari kehidupan yang lebih baik, 67 persen pengungsi berasal dari negara Muslim.

Ancaman radikalisme dan terorisme terjadi di mana-mana. Tidak ada satu pun negara yang kebal darinya. Serangan terorisme terjadi di hampir semua negara termasuk di Indonesia dan Pakistan, dan sekarang di Afghanistan.

Apakah kita akan biarkan kondisi yang memprihatinkan ini terus berulang terjadi? Tentu tidak. Kita tidak boleh membiarkan negara kita, dunia, berada dalam situasi konflik. Penghormatan kita kepada kemanusiaan, kepada humanity, seharusnya yang menjadi pemandu kita dalam berbangsa dan bernegara.”

Selama di Afghanistan, Jokowi menghabiskan waktu sehari penuh di Ibu Kota Kabul. Dia sempat bertemu dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, serta Majelis Perdamaian Tinggi Afghanistan, dan mengunjungi Istana Darul Aman.

Baca Juga:   Pemprov DKI Larang Delman Beroperasi di Monas saat Asian Games

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo