Alasan Valverde Cadangkan Luis Suarez dan Jordi Alba

Rekanbola – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengungkap alasan mengapa dirinya mencadangkan Luis Suarez dan Jordi Alba pada laga melawan Legenes. Valverde mengaku punya rencana lain untuk kedua pemain tersebut.

Tanpa diperkuat oleh Suarez dan Alba, Barcelona harus memetik hasil buruk saat menjadi tamu bagi Leganes di Estadio Municipal de Butarque, Kamis (27/9) dini hari WIB. Barcelona untuk pertama kali pada musim 2018/19 harus kalah.

Sempat unggul cepat lewat gol Philippe Coutinho pada menit ke-12, Barca kalah dengan skor 2-1 dari Leganes. Dua gol beruntun pada menit 52 dan 53 yang dicetak Nabil El Zhar dan Oscar Rodriguez jadi penentu kekalahan Barca.

Meskipun kalah, Barca untuk sementara masih tetap berada di puncak klasemen La Liga hingga pekan keenam. Pasalnya, pada pekan yang sama, Real Madrid juga kalah dari Sevilla. Barca dan Madrid mengumpulkan 13 poin.

 

Cadangkan Suarez dan Alba

Leganes, sebelum berjumpa Barca, belum pernah di laga La Liga. Karena itu Valverde memilih untuk merotasi sejumlah pemain. Suarez dan Alba menjadi pemain utama yang kali ini harus duduk di bangku cadangan lebih dulu.

Sebagai gantinya, Valverde memainkan Munir El Hadadi di posisi Suarez dan Thomas Vermaelen di posisi Jordi Alba. Pada babak kedua, Valverde mengembalikan Suarez dan Alba ke lapangan tapi Barca tetap saja kalah.

“Untuk Suarez, saya punya rencana memainkannya pada pertandingan akhir pekan [lawan Athletic Bilbao]. Lalu dalam kasus Alba, itu karena dia sudah bermain pada semua pertandingan dan saya khawatir dia dapat masalah,” ungkap Valverde.

 

Tak Bisa Jelaskan

Sementara itu, untuk kekalahan yang diterima anak asuhnya, Valverde mengaku tak punya alasan untuk menjelaskannya. Valverde hanya mengatakan jika Barca sejatinya sudah bermain bagus tapi tak mampu mencetak gol.

Baca Juga:   Kalah dari Persija, Mario Gomez Apresiasi Perjuangan Borneo FC

“Kami mengendalikan pertandingan tapi mereka tahu seperti apa cara membuat kami menderita dalam satu menit. Satu gol saja tidak cukup. Tapi, dalam sepakbola hal seperti ini biasa terjadi dan sulit dijelaskan,” tandas Valverde.