Alay Banget! Begini 5 Gaya Bahasa SMS Anak Era 2000an

Rekanbola – Sebelum muncul BBM, WhatsApp, Line dan aplikasi chatting lainnya, komunikasi anak era 2000an adalah lewat SMS. Sesuai dengan namanya layanan pesan singkat atau Short Massage Service ini memang terbatas penggunaan katanya. Satu kali SMS hanya bisa mengirimkan 160 huruf saja.

Keterbatasan inilah yang akhirnya menumbuhkan kreativitas anak 2000an. Ini 5 tipe sms yang ngetren di kalangan remaja era 2000an. Kamu termasuk yang mana?

1. Disingkat-singkat

Karena untuk sekali sms hanya bisa mengirimkan 160 huruf saja dan jika lebih dari itu kamu harus membayar dua kali sms. Maka muncullah tren menyingkat kata agar lebih hemat. Mengingat biaya sms jaman dulu lumayan menguras kantong.

Beberapa orang menyingkat kata dengan cara menghilangkan huruf vocal. Seperti mengetik kamu jadi km, boleh jadi blh. Ada juga yang menyingkat kata dengan menghilangkan kata depan atau belakangnya. Misalnya saja kata belum jadi lum, sudah jadi dah.

Tak hanya satu kata saja yang disingkat, tapi beberapa kata juga bisa disingkat. Misalkan saja sorry baru balas disingkat jadi sbb. Kalau dalam bahasa Inggris ada ‘OTW’ kepanjangan dari on the way. Dan masih banyak lagi macamnya. Semua tergantung dengan kreativitas masing-masing orang.

2. Tanpa spasi

Nah, ini biasanya dipakai untuk mereka yang benar-benar ingin memaksimalkan SMS. Terus gimana, dong biar sang penerima SMS bisa mengerti isi pesan yang dikirim? Sebagai pembatas, awal kata diawali dengan huruf besar.

Misalkan, nih kamu akan mengirim pesan berbunyi “Aku sakit, besok tolong absenin ya!”, maka bisa diketik “AkuSakitBesokTolongAbseninYa!”

3. Dibentuk jadi gambar

Pesan berbentuk gambar ini sering banget dipakai mereka yang lagi kasmaran. Kaum pria yang lagi PDKT biasanya kirim ucapan selamat tidur dengan huruf-huruf yang dimodifikasi jadi boneka atau bunga dan dibumbui ucapan “good night have a nice dream” di bawahnya.

Baca Juga:   Jokowi Lantik Pejabat KPK Jadi Kepala BNN Besok

Selain itu SMS tipe ini sering sekali dipakai sebagai ucapan saat hari raya. Dengan bentuk masjid atau ketupat, diiringi ucapan mohon maaf lahir batin.

4. Berpantun ria

Era 2000an memang marak sekali berbalas pantun. Tak terkecuali saat berbalas SMS. Sampai-sampai ada buku yang berisi pantun-pantun sms lucu atau romantis.

Misalnya saja saat temenmu balas sms yang tidak sesuai dengan yang dibahas kamu bisa kirim SMS pantun “Jaka sembung naik ojek, gak nyambuk jek”.

Atau saat kamu ingin kirim SMS ke gebetanmu, kamu bisa kirim pantun romantis ini.

Meski hanya buah jambu,
Tapi ini bisa diramu.
Meski kita jarang bertemu,
Namun cintaku hanya untukmu.

5. Mengganti huruf dengan angka

Selain tren menyingkat dan menghilangkan spasi, anak era 2000an juga suka mengganti huruf dengan angka. Huruf a diganti dengan angka 4, huruf g dengan angka 9, huruf s dengan angka 5.

Nah kalau SMS kayak gini “5ayan9, 4ku r1ndu k4mu b4ng3t”. Kira-kira kamu masih bisa baca gak?

Apakah kamu dulu pernah alay seperti itu?