Allegri: Piatek Adalah Paket Kejutan

Rekanbola – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, sedang mempersiapkan timnya menjelang laga giornata ke-9 Serie A musim 2018/19, Sabtu (20/10) malam WIB. Lawan yang akan dihadapi oleh Juventus pada laga ini adalah Genoa.

Pada laga yang bakal digelar di Allianz Stadium tersebut, salah satu fokus akan tertuju pada sosok Krzysztof Piatek. Bomber Genoa itu sedang dalam performa terbaiknya. Piatek menjadi pencetak gol ulung di Serie A.

Hingga giornata ke-8, Krzysztof Piatek telah mencetak sembilan gol di Serie A, dan secara keseluruhan 13 gol untuk Genoa di semua kompetisi. Jumlah gol tersebut bahkan lebih banyak dari yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo, di kubu Juventus.

Dalam tahap persiapan ini, Allegri tentu saja sudah punya catatan khusus tentang Krzysztof Piatek. Eks pelatih AC Milan tersebut menilai penyerang asal Polandia adalah seorang penyerang paket kejutan di Serie A musim 2018/19 ini.

 

Krzysztof Piatek Sebagai Kejutan

Genoa hanya membeli Krzysztof Piatek dengan harga 4 juta euro pada bursa transfer musim panas yang lalu. Namun, pemain berusia 23 tahun justru melaju kencang. Allegri pun menyebut Krzysztof Piatek sebagai paket kejutan.

“Krzysztof Piatek? Dia adalah paket kejutan dan dia seorang poacher sejati,” puji Allegri dikutip dari Football Italia.

“Bagaimana dengan [Pelatih Genoa, Ivan] Juric? Genoa yang dia latih sudah berbeda dengan yang sebelumnya. Genoa adalah tim yang bagus dari segala aspek. Pastinya ini akan jadi pertandingan soal kekuatan fisik,” sambung Allegri.

 

Pantang Remehkan Genoa

Pada laga giornata ke-8, Genoa kalah dengan skor 1-3 dari Parma. Sementara, Juventus selalu menang dalam delapan laga di Serie A. Meskipun diunggulkan, Allegri pantang untuk meremehkan kemampuan Domenico Criscito dan kolega.

Baca Juga:   Musim Semakin Berat, Joe Gomez Harap Kedalaman Liverpool Bisa Berguna

“Pada pertemuan terakhir, kami menang 1-0 di sini [Allianz Stadium]. Kemenangan bisa membuat jarak poin kami akan lebih jauh. Kami harus sangat fokus. Genoa telah berubah dan laga setelah jeda internasional selalu sulit,” tutup Allegri.