Anak Sudah Dua Tahun, Risty Tagor Tetap Larang Stuart Collin Ketemu Putra Kandung

REKANBOLA – Risty Tagor memilih bercerai dengan Stuart Collin meski sedang hamil. Pasangan yang menikah April 2015 itu akhirnya resmi bercerai, Maret 2016.

Risty kecewa berat karena sikap Stuart yang dinilainya kasar serta temperamental. Bahkan Stuart tega mengolesi sambal ke mulut Arsen, putra Risty dari pernikahannya dengan Rifky Balweel, hanya karena anak tirinya itu tak mau makan.

Yang menarik meski telah bercerai 2 tahun lalu, Risty mengakui kalau ia tak mengizinkan Stuart bertemu putranya sendiri, Arkana Rafif Bisyari. Risty merasa putra kecilnya, Arkana, belum waktunya untuk mengenal Stuart.

“Belum sih sampai sekarang, karena memang buat aku pribadi kalau aksesnya sama anak-anak aku yang tahu pasti ya kapan, mana waktu yang pas kasih tahu anak-anak sudah siap. Arka sekarang lagi happy-happy. Biarkan dia bahagia dengan perkembangannya,” kata Risty. “Nanti kalau dia sudah siap, ‘Oke, saya sudah siap untuk tahu cerita sebenarnya’. Karena gini, nggak usah takut anak disimpan atau diumpetin sama ibunya, karena anak nanti pasti nyari ya, pasti lho. Semua anak pasti akan mencari tahu sosok ayahnya sendiri.”

Risty juga menyebut kalau Stuart tak terlalu peduli dengan Arka. “Nggak ada ya, tanyanya jangan sama aku ya, tanya dari keluarga dan saudara saja nggak sih. Jadi mudah-mudahan dia juga mengerti bahwa Insya Allah yakinin saya berusaha untuk ngasih yang terbaik untuk anak-anak. Nanti pasti akan ada masanya. Saya tidak pernah menanamkan kebencian sedikit pun. Apapun yang terjadi, anak-anak tetap cinta sama kedua orangtuanya,” kata Risty.

Namun walaupun dianggap tak peduli soal anak, Stuart pernah memamerkan foto Arkana di Instagramnya. Ia juga tahun lalu berusaha ketemu dengan Arkana dan mention Risty lewat sosial media. Sayangnya Risty tak mengabulkan permintaan Stuart.

Baca Juga:   Salshabilla Adriani Temukan Semangat Baru lewat Lagu Move On

“Waktunya belum tepat. Caranya belum tepat dan kondisinya belum tepat,” kata Risty. “Kalau ada masalah, social media bukan tempat yang tepat buat curhat.”