Analisis Capello: Performa Apik Inter Diruntuhkan Moussa Sissoko

Rekanbola – Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, memberikan penilaian apik terhadap performa Inter Milan kala menghadapi Tottenham, Rabu (28/11) lalu. Sayangnya, penampilannya runtuh lantaran kesalahan dalam mengawal gelandang Spurs, Moussa Sissoko.

Nerazzurri bertemu dengan Tottenham di Wembley Stadium dalam rangka laga pekan kelima Liga Champions. Dalam pertandingan itu, skuat besutan Luciano Spalletti tersebut membutuhkan tiga poin agar bisa lolos ke dari fase grup.

Kepercayaan diri pun memuncak, sebab mereka sukses meraih kemenangan pada pertemuan sebelumnya di Giuseppe Meazza. Sayangnya untuk kali ini, mereka tumbang karena gol semata wayang dari Christian Eriksen di menit ke-80.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

 

Salah Kawal Sissoko

Laga penting itu tidak luput dari perhatian Capello, yang belum lama ini menyatakan pensiun dari dunia kepelatihan. Ia menganggap performa yang ditunjukkan Mauro Icardi dkk cukup baik, namun diruntuhkan dengan membiarkan Sissoko berlari jauh.

“Nerazzurri bermain baik di Wembley dan mereka perhatian. Lalu, cukup jelas bahwa anda tidak boleh membiarkan lawan berlari sejauh 30 meter dengan dengan bola di kakinya, seperti apa yang terjadi pada gol Eriksen,” ujar Capello kepada Sky.

“Pemain asal Denmark itu punya dampak besar, sejak dari umpan silang dari tendangan bebas setelah dia masuk,” lanjutnya.

 

Tuntut Inter Waspada

Lebih lanjut, Capello menyarankan Inter untuk tidak melepas kewaspadaannya saat bertemu dengan PSV di laga selanjutnya. Walaupun ia meyakini Nerazzurri unggul jika dibandingkan di atas kertas.

“PSV? Itu adalah laga yang tidak hanya bisa dimainkan dengan semangat saja, namun juga dengan perhatian,” tambahnya.

“Tim asal Belanda itu punya pemain yang bagus, walau di atas kertas Inter seharusnya bisa memenangkannya,” tandasnya.

Baca Juga:   Ventura: Bukan Waktu Yang Tepat untuk Balotelli

Agar bisa lolos ke babak 16 besar, Inter harus berhasil mengalahkan PSV pada hari Rabu (12/12) nanti. Tak hanya itu, mereka juga harus bergantung pada partai antara Barcelona melawan Tottenham yang digelar bersamaan.