Anggaran Program Kemiskinan Ini akan Dinaikkan Jadi Rp 32 T

Rekanbola – Pemerintah berencana menaikkan nilai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi Rp 32 triliun dari saat ini sebesar Rp 17 triliun. Artinya naik hampir 2 kali lipat, dan kebijakan diambil untuk menekan angka kemiskinan.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat.

“Ingin saya sampaikan memang, jadi kebijakan pemerintah ke depan, kebijakan anggaran program PKH diproyeksikan 2 kali lipat. Kemarin Rp 17 triliun, ke depan sekitar Rp 32 koma sekian triliun,” katanya Jumat (3/8/2018).

Kebijakan tersebut akan dibahas dengan DPR untuk dimasukkan ke dalam undang-undang APBN 2019. Dia meyakini DPR sepakat dengan kebijakan tersebut.

“Tentu sudah jadi kebijakan pemerintah yang masuk APBN yang akan dibahas, tentu akan dibahas DPR untuk jadi undang-undang APBN 2019 mendatang. Kami yakin bahwa anggaran itu akan disepakati DPR karena kita tahu semua elit berjuang untuk rakyat,” paparnya.

“Kebijakan presiden ini adalah untuk kepentingan rakyat. Pertimbangannya, dari sekian banyak instrumen untuk tekan angka kemiskinan dan tingkatkan kesejahteraan, paling efektif adalah PKH,” lanjutnya.

Usulan kenaikan nilai bantuan PKH juga untuk mengantisipasi situasi perekonomian yang bisa berdampak ke peningkatan angka kemiskinan. Kenaikan ini juga diperhitungkan berdasarkan data.

“Kalau ada persoalan ekonomi dan bencana bisa turun. Nah untuk antisipasinya ada kenaikan (nilai PKH), seusai aturan yang ada yang tiap 6 bulan dilakukan perbaikan data oleh pemerintah daerah, kabupaten, kota,” tambahnya.

 

( Sumber : detik.com )

Baca Juga:   Dolar AS Masih Tinggi, Harga Kedelai Bahan Baku Tempe Naik