Anggota Dewan Bakal Terima Dana Pensiun dari Dua Sumber

REKANBOLA – Masa Bakti anggota DPRD Buleleng Periode 2014-2019 segera berakhr. Mereka bakal mendapatkan dana purna bakti alias dana pensiun.

Masing-masing anggota Dewan bakal mendapat dana pensiun dari dua sumber yang berbeda. Pertama, lewat anggaran pemerintah daerah yang telah dialokasikan dalam APBD 2019. Selain itu mereka juga akan mendapat tunjangan dari Yayasan Purnabakti.

“Khusus tunjangan dari Yayasan Purnabakti, merupakan hasil simpanan dari masing-masing anggota dewan,” kata Sekretaris DPRD Buleleng Dewa Ketut Manuaba yang dikonfirmasi kemarin (16/6).

Dewa menjelaskan dana itu diberikan sebagai jasa pengabdian para politikus itu selama lima tahun terakhir. Rencananya dana itu akan diberikan setelah Surat Keputusan (SK) pemberhentian diterima.

Menurutnya, dana representasi tiap anggota secara otomatis dipotong oleh yayasan. Selanjutnya dana itu dibagikan tiap anggota ketika berhenti melaksanakan tugasnya.

Dewa menjelaskan pemberian uang jasa pengabdian itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Adminitratif Anggota DPRD.

Dalam pasal 19 ayat 2 disebutkan jika uang jasa pengabdian diberikan 6 kali uang representasi seluruh anggota.

“Kalau APBD itu murni dari pemerintah sebagai uang jasa pengabdian bagi seluruh anggota dewan.

Kalau dari Yanarti itu, bisa dibilang tabungan anggota dewan. Karena tiap bulan uang representasi anggota dipotong oleh pihak Yanarti,” jelas Manuaba.

Rencananya dana pensiun itu akan dicairkan setelah SK pemberhentian diterima seluruh anggota DPRD Buleleng periode 2014-2019. SK tersebut biasanya terbit bersamaan dengan SK pelantikan anggota DPRD Buleleng yang baru.

Baca Juga:   Soal Pilpres, Anies Tak Ingin Masuk Daftar Pemimpin Ingkar Janji