Anisa Rahma Dan Dito Juga Mengungkapkan Tidak Menunda Momongan

REKANBOLA – Anisa Rahma resmi menjadi istri dari Anandito Dwi Sepdiawan sejak Sabtu (16/9) kemarin. Melalui unggahan dalam akun Instagram miliknya, Dito mengungkapkan belum mempunyai panggilan kesayangan untuk Anisa meskipun sudah seminggu resmi menjadi suami istri.

Terlepas dari hal tersebut, Anisa dan Dito berencana berbulan madu di Korea. Hal tersebut didasari dari keduanya yang memang mencintai negara Ginseng tersebut.

“Karena aku suka Korea, terus Dito juga suka Korea,” kata Anisa saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa (25/9). “Pemandangan indah, pohon kuning, makanya pengin foto disana biar chemistry-nya lebih dapet.”

Lebih lanjut, Dito mengungkapkan tidak ingin menunda untuk memiliki momongan. Bahkan, ia berkeinginan menjadi seorang ayah dari empat orang anak.

“Kalau ikhtiar, ya, ikhtiar,” ujar Dito. “Tapi kan namanya anak, rezeki Allah. Mungkin keinginan empat (anak) dua laki-laki, dua perempuan.”

Dito mempunyai alasan tersendiri ingin memiliki empat orang anak. Hal tersebut rupanya dilatar belakangi oleh saudara Dito yang pria semua sedangkan saudara Anisa adalah perempuan semua.

“Lucunya, Anisa itu empat bersaudara, cewek semua,” lanjut Dito. “Kalau saya empat bersaudara, cowok semua. Jadi biar seimbang, dua cowok dan dua cewek.”

Usai menikah, aktivitas Anisa dan Dito tidak jauh berbeda. Keduanya masih disibukkan dengan dunia musik.

“Aktivitas setelah menikah enggak jauh berbeda, aku nyanyi, Dito juga nyanyi,” sambung Anisa. “Jadi kan ada proyek bareng bareng. Alhamdulillah, diundang ke acara-acara dimintanya berdua. Jadi, Alhamdulillah melalui pekerjaan itu berdua. Kalau pun Dito lagi manggung sendiri, aku juga ikut nemenin gitu.”

Dito mengungkapkan dirinya dan Anisa saling mendukung kegiatan satu sama lain. Kendati demikian, mereka mengaku tidak akan melupakan kewajiban sebagai suami istri.

Baca Juga:   Kenang Kisah Romantis Awal Bertemu, Suami Anisa Rahma Sampai Gemetaran

“Kita sama support pekerjaan satu sama lain,” tambah Dito. “Juga kita yang paling ditekanin adalah kewajiban sebagai suami-istri.”