Ashleigh Barty Bertahta Di Peringkat 1 Dunia

REKANBOLA – Dengan memenangkan gelar keenam dalam kariernya di Birmingham musim ini, Ashleigh Barty menjadi petenis peringkat 1 dunia yang baru ketika daftar peringkat baru dirilis pada hari Senin (24/06).

Barty menjadi petenis putri Australia kedua yang mencapai prestasi bersejarah tersebut di Open Era setelah Evonne Goolagong Cawley pada April 1976 dan menjadi petenis putri ke-27 yang menghuni posisi prestisius tersebut serta menggantikan Naomi Osaka yang telah bertengger selama 21 pekan di peringkat 1 dunia.

“Menjadi petenis peringkat 1 dunia adalah mimpi yang menjadi nyata. Saya dan tim saya telah bekerja begitu keras dan saya sangat bangga dengan hal yang telah kami capai,” ungkap Barty.

“Sungguh suatu kehormatan bisa berada di posisi ini, yang telah dipegang sejumlah petenis legenda yang saya hormati dan kagumi,”

Setelah mengklaim gelar Grand Slam nomor tunggal pertama dalam kariernya di French Open awal bulan ini, Barty mencatatkan 12 kemenangan beruntun setelah menang di Birmingham dan menjadi petenis putri pertama pada musim ini yang memenangkan tiga gelar nomor tunggal.

Barty telah memenangkan dua dari lima gelar terbesar musim ini setelah ia memenangkan gelar turnamen WTA Premier Mandatory pertamanya di Miami pada Maret lalu yang mengantarkannya ke peringkat 10 besar untuk kali pertama.

Bertengger di peringkat 1 dunia merupakan prestasi terbaru Barty dalam kariernya yang masih hijau dengan mengantongi enam gelar, termasuk gelar di Kuala Lumpur 2017, Nottingham dan Zhuhai 2018.

Barty juga menikmati kesuksesan di nomor ganda dengan mengklaim 10 gelar nomor ganda, dengan highlight gelar US Open 2018 dan Miami Open yang dimenangkannya bersama petenis AS, Coco Vandeweghe.

Baca Juga:   Mohamed Elneny Angkat Koper Dari Arsenal?

Tiga musim lalu, Barty berada di peringkat 623 dunia setelah selama hampir dua musim absen dari dunia tenis untuk berkiprah sebagai pemain kriket profesional.

Musim ini, Barty melenggang ke perempatfinal Grand Slam pertama dalam kariernya di Australian Open, mengklaim gelar Grand Slam dan gelar turnamen WTA level Premier Mandatory pertama, menembus peringkat 10 besar dan 5 besar, dan sekarang bertengger di peringkat 1 dunia.