Badan Kembali Ideal Usai Melahirkan, Nikita Mirzani: Duit Nggak Bisa Bohong

REKANBOLA – Nikita Mirzani membagikan cerita pertumbuhan sang putra bungsu, Arkana Mawardi. Niki, panggilan akrabnya, menyatakan bahwa kini sang putra telah mengalami peningkatan berat badan.

Selain itu, menurutnya, kini sang putra memiliki kebiasaan baru. Ia menyatakan bahwa sang putra kini lebih suka terjaga di malam hari. Secara otomatis, Niki juga harus begadang saat malam.

“Cuma sekarang dia kalau malam dia nggak tidur, tidurnya siang jadi gaya hidupnya udah berubah sekarang. Kalau malem nemenin dia main ketawa, nyengir-nyengir sendiri lucu,” ujar Niki saat dijumpai di gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/5/2019).

1. Badan Ideal Paska Melahirkan

Niki yang baru saja melahirkan kini memang sudah kembali terlihat fit. Badannya juga terlihat sudah kembali seperti semula. Menurut Niki, bentuk tubuhnya dapat dengan mudah kembali normal karena ia memiliki cukup uang untuk melakukan treatment.

“Ya kan duit itu nggak bisa bohong say, kalau duitnya banyak ya gini hasilnya. Kalau duitnya sedikit-sedikit ya agak susah juga untuk kembali normalnya. Haha.. Karena dari dulu juga Niki nggak ada bakat gemuk,” ujarnya.

Selain itu, Niki juga mengungkapkan bahwa ia masih mengikuti tradisi-tradisi kuno yaitu melilit perutnya menggunakan bengkung. Ia mengaku mengenakan bengkung selama hampir 2 minggu. Inilah yang membuat perutnya dengan cepat kembali kencang seperti semula.

2. Pantang Dengan Laki-laki

Selain melakukan treatment tradisional, Niki mengaku tidak melakukan perawatan lainnya. Ia juga tak menghindari makanan-makanan tertentu. Ia mengaku memakan segala macam makanan.

“Pantang sama laki sekarang hahaha… Nggak, makan mah apa aja dimakan,” imbuh Niki.

Meski kini menjadi ibu tunggal untuk tiga anaknya, Niki mengaku tidak kesulitan karena ia menerima banyak bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Terlebih, menurutnya ketiga buah hatinya itu tak ada yang menyusahkan.

Baca Juga:   Totalitas, Han Ji Min Sabet Aktris Terbaik Di London East Asia Film Festival