Baru 3 bulan keluar penjara, Suheri kembali dibekuk usai transaksi sabu-sabu

Rekanbola – Baru tiga bulan bebas dari penjara, Suheri (33), kembali meringkuk di tahanan Mapolsek Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten. Dia disangkakan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sebanyak 24 gram sabu.

Kapolsek Teluknaga AKP Dedi Herdiana mengungkapkan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat atas adanya dugaan pesta narkoba di salah satu rumah di kawasan Desa Muara, Teluknaga, kabupaten Tangerang.

“Dari informasi itu, polisi kemudian menulusuri dan benar mendapati pelaku Suheri bersama Firwandi (25), yang sedang mengonsumsi barang haram tersebut. Pada saat digeledah, ditemukan 24 gram sabu dan uang tunai Rp 7,9 juta hasil transaksi narkoba,” ujar Dedi di Mapolsek Teluknaga, Senin (24/9).

Dedi menjelaskan, Suheri merupakan residivis kasus narkoba. Pelaku baru keluar dari penjara tiga bulan lalu.

“Informasi yang kami dapat, pelaku Suheri alias Gotun, mantan napi narkoba baru tiga bulan keluar Lapas Pemuda Tangerang. Dua pelaku kami tangkap saat masih mengonsumsi dan bahkan telah menjual beberapa narkoba ke konsumennya,” terang Dedi.

Dari pengakuan tersangka Suheri, narkoba yang dimilikinya didapatkannya dari seorang narapidana di Lapas Pemuda Tangerang. Pelaku berkenalan saat menjadi penghuni lapas.

Pertaruhanya kembali mengedarkan narkotika, lanjut Suheri karena terjerat masalah ekonomi. Dia juga tak bisa menghindari pergaulan selama berada diluar lapas, yang teman-temannya adalah pengguna narkotika.

“Saya menjual barang itu buat makan dan membeli barang-barang sehari-hari. Saya salah juga, saat keluar penjara bergaul lagi dengan teman-teman yang dulu lagi,” kata Suheri.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Baca Juga:   Rebut pistol polisi, pengedar 1 kg sabu tewas ditembak