Baru Ambil Uang Dana Desa dari Bank, Jok Motor Bendahara Desa Sekip Dibongkar, Rp150 Juta Raib!

Rekanbola –Fitri, Bendaraha Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, mendadak pucat pasi di parkiran Kantor DinasKependudukan dan Catatan Sipil Deliserdang, Kamis (22/11/2018) siang.

Pasalnya, uang Dana Desa sejumlah Rp150 juta yang baru saja diambilnya dari bank dan disimpan di jok sepedamotor miliknya, raib tak berbekas.

Tak ayal, wanita itu sempat heboh mencari ke sana-sini di kawasan parkir itu.

Pencurian itu terekam CCTV Kantor Disdukcapil Deliserdang. Dalam rekaman itu terlihat jelas seorang pria membongkar jok sepedamotor Yamaha Mio milik Fitri.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas seorang pria diperkirakan berusia 45 tahun mendekati sepeda motor milik Fitri. Pria itu diduga bersama seorang temannya lebih muda yang bertugas memantau sekitar parkiran.

Selanjutnya pria yang mengenakan baju batik warna biru itu membongkar bagasi menggunakan sebuah kunci T lalu mengambil bungkusan berisi uang dari dalam.

Setelah berhasil mengambil uang, pria itu langsung menuju keluar parkiran diikuti oleh temannya dari belakang.

“Mungkin sudah diikuti dia dari bank, makanya tau malingnya ada uang dalam jok itu,” sebut seorang staf Kantor Desa Sekip.

“Mohon bantuan kawan-kawan jika ada melihat. Pelaku jelas terlihat dalam rekaman itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Sumardi, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya kehilangan tersebut.

“Biasanya Fitri kalau mengambil uang dari bank langsung ke kantor desa. Ini dia ke Capil, mungkin ada urusan. Uang itu dana desa untuk pengerjaan proyek desa,” beber Sumardi.

Rekaman aksi pelaku saat mencuri uang dari bagasi sepeda motor. (Rekanbola.com)

Sumardi berharap, bila ada yang menemukan pria dalam rekaman tersebut segera memberitahukan kepada pihak Desa Sekip dan kepolisian.

Peristiwa itu saat ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Lubukpakam. Kapolsek AKP Gudo Siswoyo SPd, ketika dikonfirmasi Kamis (22/11/2018) sore, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan korban.

Baca Juga:   Sri Mulyani Dukung Pengunduran Diri Presiden Bank Dunia

“Masih kita selidiki. Sabar ya, nanti kalau da dapat pelakunya, kita kabari teman-teman. Ini masih kita selidiki,” jawab Gudo dari seberang telepon.