Bawa bantuan logistik & genset, kapal Kemenhub diberangkatkan dari Samarinda ke Palu

Rekanbola – Kapal Negara (KN) Miang Besar milik Kementerian Perhubungan, segera diberangkatkan ke Palu, Sulawesi Tengah, membawa logistik bantuan dari warga perusahaan pelayaran dan warga Samarinda.

Kapal yang bersandar di dermaga Distrik Navigasi Samarinda itu tidak hanya membawa logistik makanan, selimut, dan air mineral, tapi juga membawa mesin genset yang diperlukan bagi korban gempa dan tsunami.

“Sesuai instruksi Dirjen Hubla, kita berangkatkan kapal membawa bantuan ini ke Palu, Minggu (30/9) pagi besok,” kata Kabid Logistik Distrik Navigasi Samarinda, Triono, ditemui rekanbola, Sabtu (29/9).

Bantuan logistik itu terkumpul di dua tempat sejak pagi tadi. Selain di posko Distrik Navigasi, juga ada di posko bantuan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Jalan Yos Sudarso.

“KSOP ikut merasakan penderitaan di Sulawesi Tengah. Ini juga instruksi Dirjen Hubla, bahwa kita sebagai koordinator Kaltim,” kata Kasi Status Hukum dan Klasifikasi Kapal KSOP Samarinda, M Ridha R.

“Selain logistik selimut, sarung, mi instan dan lainnya, juga mesin genset yang diperlukan saudara kita di sana. Ini dari warga Samarinda,” ujar Ridha.

Ridha menerangkan, selain logistik, juga terkumpul bantuan sekitar Rp 100 juta, untuk diserahkan ke korban gempa dan tsunami, di Sulawesi Tengah.

“Sekitar 20 jam perjalanan laut ke Palu,” ungkap Ridha.

“Ada sekitar 25 perusahaan pelayaran di Samarinda, ikut andil membantu saudara kita di Sulawesi Tengah,” tambah salah seorang koordinator perusahaan pelayaran, Agus Sakhlan.

Pantauan rekanbola, bantuan itu, hingga pukul 18.00 WITA, dipindahkan ke KN Miang Besar, yang bersandar di dermaga Distrik Navigasi Samarinda, untuk kemudian diberangkatkan Minggu (30/9) pagi.

Baca Juga:   Bocah kelas lima SD di Karawang hilang, ditemukan sudah tak bernyawa