Bawa Barang di Atap Mobil dengan Cara Seadanya, Itu Bahaya!

REKANBOLA – Tak ada salahnya memanfaatkan ruang di atas atap mobil untuk menaruh barang. Apalagi saat mudik atau balik, pengguna mobil biasanya membawa barang dan perlengkapan cukup banyak. Mengandalkan bagasi dalam mobil saja tentunya tidak bisa menampung.

Demi alasan keselamatan dan keamanan, membawa barang di atap mobil disarankan menggunakan roof box yang terikat kuat di roof rail. Sementara membawa barang di atas atap dengan mengikat menggunakan tali tambang seadanya, cara tersebut tidak dibenarkan dan sangat berbahaya.

“Kita melihat suatu perilaku berkendara yang berbahaya, menaruh barang bawaan dengan diikat atau ditempatkan seadanya. Mungkin pengemudi ini hanya berpikir keamanan untuk dirinya (dia di dalam). Padahal kalau bicara keamanan, berarti bicara keamanan semuanya, termasuk pengguna jalan lain di sekitarnya,” terang instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu (JDDC), kepada detikcom.

Menurut Jusri, menaruh barang bawaan di atas atap dan tidak terikat dengan baik dan benar berpotensi barang untuk jatuh besar.

“Karena diikat tali seadanya, kemungkinan terburuk komponen atau barang bawaan di atas, seperti penutupnya bisa jatuh. Kalau jatuh kan membahayakan pengguna jalan lain. Misal terpalnya lepas, bisa menutup kendaraan lain di samping atau belakangnya,” terang Jusri.

Selain itu, ketika mobil membawa barang bawaan terlalu banyak dan dimensinya terlalu tinggi, maka berpotensi membuat pengendalian mobil tidak stabil.

“Barang yang ditaruh kadang berlebihan atau overweight. Dan barang terlalu berat dan banyak ditempatkan di atas, maka itu sama saja memindahkan pusat berat ke atas. Akibatnya keseimbangan mobil semakin rentan. Mobil gampang limbung dan bisa saja terbalik ketika bermanuver,” pungkas Jusri.

Baca Juga:   Mau Modifikasi Mobil? Bagian Ini Jangan Pakai Komponen Palsu