Bebas Menjadi Diri Sendiri tanpa Terusik dengan Nyinyiran Orang Lain, Bisa?

REKANBOLA – Di mana kita berada, rasanya sulit untuk lepas dari nyinyiran orang. Bahkan orang-orang di sekitar kita selalu saja punya bahan untuk menggosipkan atau membicarakan kita. Kita pun kemudian sering merasa tak nyaman sendiri. Kita jadi kesulitan untuk bisa lebih bebas menjadi diri sendiri karena setiap hal yang kita lakukan rasanya selalu saja memiliki cela.

Merdeka menjadi diri sendiri tanpa pusing memikirkan omongan negatif orang lain, apakah bisa? Sebagian dari kita mungkin mudah saja melakukannya tapi tidak bagi yang lain. Sekeras apapun kita berusaha menutup telinga agar terhindar dari omongan negatif orang lain, kadang masih sulit untuk merasa tenang bersikap apa adanya.

Kita Tak Bisa Mengontrol Semua Omongan Orang

Nggak mungkin rasanya kita bisa mengontrol semua omongan orang. Kita tak bisa mengatur orang ingin bicara apa. Nyinyiran dan cibiran orang pun tak bisa kita cegah dengan mudah. Realita ini perlu kita terima terlebih dahulu supaya kita tak gampang marah menghadapi omongan-omongan negatif orang.

” Saya memilih untuk menjadi saya, untuk saat ini, dan selamanya. Saya akan menjalani hidup saya untuk saya dan saya. Ini adalah hidupku dan aku akan menjalani hidup sesukaku. ” Avina Celeste

Kita Masih Bisa Mengondisikan Respons Kita

Kita memang tak bisa mengatur sikap dan perlakuan orang lain terhadap kita. Tapi kita masih bisa mengatur respons kita. Menjadi diri sendiri merupakan hal yang ideal di berbagai situasi. Tapi kita tetap perlu mengondisikan diri kita terhadap peran dan tanggung jawab di setiap situasi yang ada. Nyinyiran orang lain memang dapat menjatuhkan kita, tapi pilihan kita untuk tak terlalu ambil pusing karenanya bisa jadi kekautan tersendiri untuk kita.

Baca Juga:   Son Heung-Min Ingin Bikin Bangga Tottenham Dengan Medali Emas Asian Games 2018
” Saya merayakan diri saya sendiri, saya melukis dan menari dan menyanyi sendiri, dan apa yang saya asumsikan akan Anda asumsikan, karena setiap atom seperti saya adalah milik Anda yang melamun. Saya adalah sebuah lagu. Saya seorang puisi. Saya adalah tanah dan permata. Saya seorang stargate dan pelayaran. Aku adalah samudera dan jiwamu. ” Oksana Rus

Kebebasan untuk Melakukan yang Terbak dalam Hidup Ada dalam Genggaman Kita

Kita punya kebebasan ingin melakukan apa di hidup ini. Mau menjadi diri sendiri dengan menerima semua tantangan yang ada bisa kita lakukan. Mau terus menuruti nyinyiran dan omongan negatif orang lain juga bisa saja terjadi. Ada kebebasan dalam memilih di setiap aspek kehidupan kita. Ada saatnya pula kita perlu menjauhi atau menghindari orang-orang yang menyusahkana atau toxic people di sekitar kita.

Tetap semangat melakukan yang terbaik di hidup ini. Semoga kita bisa menjadikan hidup kita penuh warna sesuai dengan harapan kita.