Begini Rencana Jahat Rusia Terhadap Mohamed Salah

REKANBOLA – Rusia sudah punya rencana jahat terhadap Mohamed Salah, guna mencegah bintang Mesir itu mengacaukan rencana tuan rumah melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Rusia membuat kejutan, menang besar 5-0 atas Arab Saudi pada laga perdana turnamen pekan lalu. Kini mereka punya harapan besar untuk lolos ke babak 16 besar. Namun usaha itu akan coba dihalangi oleh Mesir, lawan mereka pada laga putaran kedua Grup A Rabu dinihari ini. The Pharaohs, yang kalah 0-1 melawan Uruguay pada laga hari kedua turnamen di Rusia ini, akan memaksakan tiga poin demi menyelamatkan peluang mereka.

Rusia tampaknya akan menggunakan pendekatan keras dalam upaya mereka untuk menghentikan Mohamed Salah pada pertandingan melawan bintang Mesir itu, seperti yang ditegaskan satu pemain tuan rumah.

Bek Rusia Ilya Kutepov mengklaim, pertandingan melawan Salah sama sekali tidak mengkhawatirkannya. Ia percaya sang bintang Mesir itu bisa dihentikan jika mereka mengadopsi taktik yang sama kasarnya seperti yang diterapkan Sergio Ramos di final Liga Champions.

Dia berkata, dua pekan lalu: “Permainan Salah itu tidak membuatku khawatir. Bagaimana Anda menghentikannya? Nah, Anda bisa melakukan apa yang dilakukan Sergio Ramos misalnya.”

“Dia menunjukkan pada kami satu cara untuk menghentikannya dan saya tidak kecewa ketika saya melihatnya (Salah) terluka di final.”

View image on TwitterView image on Twitter

Pemain berusia 26 tahun itu tak turun sebagai starter dalam kekalahan 0-1 di tangan Uruguay tetapi ia diperkirakan akan menjadi salah satu starter untuk menghadapi tuan rumah Rusia malam ini.

Namun pelatih Rusia Stanislav Cherchesov menertawakan saran bahwa para pemainnya akan memberi Salah perlakuan yang sama seperti yang dilakukan kapten Real Madrid, Sergio Ramos.

Baca Juga:   Azpilicueta Terkesan Dengan Performa Chelsea

“Apakah seseorang akan bersikap seperti Ramos? Saya tidak mengerti pertanyaan itu,” katanya. “Saya melihat bahwa dia memegang piala Liga Champions dan hari ini tidak akan ada piala.”

“Saya percaya bahwa Ramos tidak melakukan [tindakan] ini dengan sengaja. Ini adalah olahraga kontak dan, seperti yang saya mengerti, tidak ada yang melukai orang dari tim lain dengan sengaja.”

Salah ditarik jatuh oleh bek Real Madrid Sergio Ramos di babak pertama di Kiev dan mendarat sangat keras di bahu kirinya sebelum meninggalkan lapangan dengan menangis.

Baca Juga :