Bek Nigeria ini Terkesan dengan Kehebatan Messi

REKANBOLA – Bek kiri timnas Nigeria Brian Idowu mengaku sangat terkesan dengan kehebatan yang ditunjukkan oleh Lionel Messi dan mengungkapkan alasan mengapa La Pulga bisa disebut sebagai yang terbaik di dunia.

Nigeria berhadapan dengan Argentina di matchday ketiga Grup D Piala Dunia 2018. Pertandingan itu begitu krusial karena jadi penentu kelolosan keduanya ke babak 16 besar.

Messi sanggup membuat Argentina unggul lebih dahulu pada menit 14. Nigeria kemudian bisa membalas melalui eksekusi penalti Victor Moses pada menit 51.

Setelah berusaha keras membongkar pertahanan Nigeria, Argentina akhirnya bisa mencetak gol lagi pada menit 86 melalui tendangan Marcos Rojo. Kemenangan ini membuat tim Tango lolos ke fase knock out.

Hasil tersebut membuat Argentina menempati posisi runner-up di bawah Kroasia. Sementara itu Nigeria berada di urutan tiga klasemen.

 

Baca Juga : 

 

Kenangan Tak Terlupakan

Di pertandingan itu, Idowu kerap berduel dengan Messi. Ia pun bisa merasakan langsung alasan mengapa superstar Barcelona itu disebut sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

“Itu akan tetap menjadi kenangan yang akan saya hargai selamanya. Messi ada di sisi itu jadi mereka akan mencarinya. Anda harus mengharapkan yang tidak terduga karena Anda tahu bahwa ia adalah pemain yang bagus, ia seorang penggiring bola yang bagus, pada situasi satu lawan satu ia bisa melaju ke arah mana saja,” ucapnya seperti dilansir Goal.

“Gol pertama – hanya sedikit ruang satu kali saja kami tidak menempatkan seseorang untuk menjaganya pada saat yang tepat di tempat yang tepat, ia membuka pertahanan, melewatinya, mendapatkan bola – menyelesaikannya,” serunya.

Baca Juga:   Klopp Pastikan Salah Sudah Pulih 100 Persen

“Seorang finisher kelas dunia. Itulah mengapa ia adalah pemain terbaik di dunia,” puji Idowu.

 

Sedih

Lebih lanjut, Idowu juga berkomentar terkait hasil pertandingan itu. Ia mengaku kekalahan itu membuatnya merasa sangat sedih.

“Saya hancur tetapi keluarga saya ada di sini dengan saya sehingga saya merasa baik-baik saja tetapi secara fisik, saya lelah dan memiliki rasa sakit di kaki saya dan beberapa memar kecil dan cedera, tetapi itulah harga yang Anda bayar,” kata Idowu.

“Empat menit dari kualifikasi dari grup dan kekalahan itu menghancurkan. Saya pikir ini masih akan menjadi pengalaman untuk diingat dan meskipun itu menyedihkan, pasti saya akan mengingatnya dengan seiring waktu,” tangkasnya.

 

 

(Sumber : BOLA.NET)