Benarkah Gigitan Capung di Pusar Hilangkan Kebiasaan Ngompol?

LUCU

RekanBola.com – Kamu pasti pernah mendengar petuah orang tua zaman dulu ini. Jika ingin membuat anak berhenti mengompol, sebaiknya menggunakan gigitan capung. Capung ditaruh dan dibiarkan menggigit pusar si anak.

Apakah hal tersebut benar-benar bisa menghentikan kebiasaan mengompol anak? Atau hanya sebuah mitos yang tak memberikan efek apapun?

Salah satu peneliti serangga bernama Rosichin Ubaidillah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberi penjelasan tentang hal tersebut.

” Saya kira itu mitos ya, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut,” ujar Rosichin yang juga profesor riset di bidang Zoologi LIPI.

Metode tersebut bukannya menyembuhkan, kata Rosichin, gigitan capung malah bisa membuat mikroba pathogen (penyakit) masuk ke dalam tubuh. ” Gigitannya jelas bisa melukai kulit anak yang masih rentan,” ujarnya.

Selain itu juga, Rosichin menjelaskan gigitan capung bisa membuat anak menjadi phobia terhadap serangga bersayap empat bermata besar itu. ” Secara psikologis tidak bagus untuk anak,” katanya.

Jika tujuannya mendisiplinkan anak untuk pergi buang air kecil sebelum tidur, semestinya orangtua bisa menggunakan cara lain yang lebih menyenangkan.

Capung sendiri, menurut studi yang terbit dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), merupakan predator nomor wahid di dunia. Tingkat keberhasilan keluarga capung memburu mangsanya mencapai 95 persen.

” Capung akan merobek-robek tubuh mangsanya dan terus mengunyahnya sampai berbentuk gumpalan sebelum akhirnya mereka menelannya,” ujar Michael L. Mei, profesor emeritus entomologi di Rutgers, seperti dikutip laman New York Times.

Berita Menarik Lainnya :

15 Karya fotografer Bella Kotak ini indahnya bak di negeri dongeng

7 Smartphone berfitur face unlock, harganya lebih murah dari iPhone X

Pria ini wafat 19 hari menjelang pernikahan, kisahnya bikin terenyuh

Hasil gambar untuk MInion logo