Bicara Soal Transgender, Ajeng Punya Pesan Khusus Buat Lucinta Luna

Rekanbola –  Usai mengungkap jati diri Lucinta Luna, Ajeng tak segan menjawab pertanyaan dari KapanLagi.com soal seperti apa sosok transgender yang sebenarnya. Apakah ada faktor penyebab khusus ataukah bawaan.

Menjadi seorang transgender itu adalah bawaan dari lahir, setidaknya demikian pendapat Ajeng. Sahabat Lucinta Luna ini menyatakan bahwa dirinya sudah ingin memakai baju perempuan sejak kecil. Meski fisiknya laki-laki, namun ia merasa bahwa sesungguhnya dirinya adalah perempuan.

“Dari kecil kita dilahirkan punya hati perempuan. Saya aja dari umur 5 tahun sudah kepengen pakai baju perempuan. Bukan akting-aktingan. Aku sempet mau operasi waktu itu. Kita perang batin. Mau kelihatan sempurna. Awalnya juga pengen punya (maaf) tete, segala macam. Kalau aku banyak yang aku pikirin. Seperti udah nggak bisa lagi keluar sperma. Kalau kita udah menyempurnakan diri jadi perempuan, ada kesenangan batin tersendiri,” ungkapnya ketika dihubungi lewat sambungan telepon, Sabtu, (31/3).

Ajeng merasa dirinya perempuan sejak masih kecil ©instagram/ajengmulyagantini

Ketika banyak transgender yang menutup jati diri, Ajeng tidak sepenuhnya menyalahkan. Karena masyarakat Indonesia sendiri masih belum bisa menerima mereka secara terbuka, sehingga akhirnya banyak yang berusaha menutupi fakta.

“Mereka kan punya alasan sendiri-sendiri kenapa nggak jujur. Saya pernah punya single, sampai masuk chart. Waktu itu ada undangan. Ketika produser itu tahu aku seorang waria, akhirnya (kerjaan) dicancel. Itulah indonesia. Padahal kita berkarya,” ungkapnya.

Namun bagi Ajeng kejujuran adalah hal utama, dan ia tak malu mengakui sebagai seorang transgender. Sebagai sosok yang apa adanya, sejak dulu Ajeng terbuka menyebut dirinya bukan perempuan asli.

Ketika kasus Lucinta Luna muncul di permukaan, sebagai sahabat, Ajeng pun merasakan imbasnya. Yang paling kentara adalah naiknya jumlah haters dan followers di dunia maya.

Ajeng bangga pada Lucinta Luna ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaA

“Haters banyak banget. (Tapi) Melonjak bukan bikin saya bangga. Endorse pun saya pilih-pilih. Saya nggak gila followers. Yang penting saya masih eksis offair, MC segala macem. Dan lebih ngambil (kerjaan) film sama Ria Irawan, Nia Dinata dan Kak Aming,” urainya.

Baca Juga:   10 Pesona Ghea Indrawari, kontestan Indonesian Idol yang berparas imut

Lebih lanjut, Ajeng memiliki pesan khusus buat Lucinta Luna. Ia berharap, Lucinta akan terus berkarya dan mengenyampingkan sensasi pada karirnya di dunia hiburan Indonesia.

“Dek, I miss you so much. Aku bangga sama kamu, sama prestasi kamu. Dengan hasil kerja keras kamu dan kekuatanmu. Terus berkarya. Sensasi oke, semua artis butuh sensasi. Tapi tolong jangan bikin sayembara-sayembaraan yang nggak-nggak. Jangan lagi lah. Masyarakat ada yang tahu, ada yang nggak. Tapi tetep, kamu sekarang perempuan, sudah diakui perempuan, dan teruslah jadi perempuan. Biarkan orang ngomong apa-apa. Tapi jangan pernah nantangin netizen lagi seperti kemarin,” pungkas Ajeng.

 

Baca Juga :

(sumber: kapanlagi.com )