Bidikan Madrid dan MU, Kasper Dolberg Pilih Teken Kontrak Baru

Rekanbola – Real Madrid dan Manchester United harus mengubur keinginan mereka untuk bisa memakai servis Kasper Dolberg dalam waktu dekat ini. Pasalnya, sang pemain telah memilih untuk meneken kontrak baru di Ajax Amsterdam.

Kasper Dolberg menjadi pusat perhatian klub-klub besar Eropa sejak tampil memukau pada musim 2016/17 yang lalu. Ketika itu, pemain asal Swedia tersebut sukses mencetak 16 gol untuk Ajax pada ajang Eredivisie selama satu musim.

Setelah musim yang sukses tersebut, Kasper Dolberg menjadi incaran banyak klub elit Eropa. Tapi, dia memilih bertahan di Ajax. Pada musim 2017/18 lalu, Kasper Dolberg hanya mampu mencetak enam gol di Eredivisie.

Akhirnya, Kasper Dolberg menunjukkan komitmennya pada Ajax. Pada Senin (23/10) waktu setempat, pemain 21 tahun telah meneken kontrak baru dengan Ajax. Kasper Dolberg akan berada di Amsterdam Arena hingga 2022.

 

Alasan Bertahan di Ajax

Kasper Dolberg menjalani musim yang kurang bagus pada 2017/18 lalu lantaran cedera. Namun, di musim 2018/19 ini, dia kembali ke performanya. Kasper Dolberg sejauh ini telah mencetak tiga gol dari empat laga yang dia mainkan di Eredivisie.

Lantas, mantan pemain Silkeborg IF merasa jika bertahan di Ajax adalah pilihan yang tepat. “Saya merasa bahwa saya telah kembali ke jalurnya dan saya harus melanjutkan apa yang saya tampilkan dalam beberapa minggu ini,” ucap Dolberg.

“Kami sudah membicarakan kontrak baru selama beberapa waktu dan saya senang akhirnya kami sepakat. Saya sangat bahagia berada di Ajax,” tegas Dolberg sebagaimana dikutip dari situs resmi klub asal Belanda tersebut.

Baca Juga:   Uniknya Ide Mobil Modifikasi Daihatsu, Mulai dari Anime hingga Sayur

 

Disambut Baik Pelatih

Keputusan Kasper Dolberg meneken kontrak baru dengan Ajax mendapat sambutan baik dari pihak klub, salah satunya dari pelatih Erik ten Haf. Menurut Erik, Ajax beruntung bisa mempertahankan Kasper Dolberg dari incaran banyak klub.

“Sangat menyedihkan ketika lama tidak melihatnya. Dia harus berlatih secara individu, tanpa tim dan itu bukan momen yang baik untuk karir Anda. Tapi, dia berjuang untuk keluar dari situasi itu. Dia membuat kami bahagia dan dia juga bahagia,” ucap Erik.