BNN minta kepastian waktu eksekusi mati terpidana kasus narkoba

Rekanbola – Badan Narkotika Nasional (BNN) berharap eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba bisa segera dilakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Hal itu juga dinilai dapat meminimalisir peredaran barang haram lewat akses lapas.

“Ya ketika ada inkrah, kita lakukan kepastian hukum. Yang jelas kalau itu dilakukan, bukan hanya efek jera saja, tapi juga kepastian hukum bisa kita dapatkan,” tutur Kepala BNN Komjen Heru Winarko di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (27/9).

Berdasarkan catatan BNN, ada sekitar 91 terpidana narkoba yang sedang dalam proses eksekusi mati.

“Ada malah yang kemarin di Medan itu baru tiga bulan kita tangkap, main (narkoba) lagi. Sudah hukuman mati, main lagi. Ini yang kita harapkan ada kepastian hukum,” jelas dia.

Menurut Heru, selama dia menjabat menjadi Kepala BNN, sudah ada 25 perkara pesanan narkoba dari dalam lapas. Sejumlah pelaku pun ditembak mati di tempat lantaran melawan saat dibekuk.

“Itu sudah kita lakukan, untuk segera lakukan hukum eksekusi. Terutama untuk pelaksanaan eksekusi ini,” kata Heru.

Baca Juga:   Pengguna SKTM di Blora Dipolisikan, Ini Respons Panitia PPDB