BNNP Sebut 30 persen Jaringan di Jatim Sudah Terputus

 

Rekanbola.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim) terus menindak peredaran narkotika. Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Bambang Budi Santoso menegaskan perang terhadap narkoba juga akan terus dilakukan saat bulan puasa nanti.

BACA JUGA :

8 Dari Idola Wanita SM Entertainment Dengan Abs Terbaik

“Kita tidak ada istilahnya bukan bulan puasa, semua hari sama. Setiap hari kita operasi untuk memutus,” ujarnya. Dari berbagai tindakan yang dilakukan, BNNP menyebut jumlah kasus narkoba di Jatim mengalami tren penurunan.

1. Ada penurunan 30 persen

BNNP Sebut 30 persen Jaringan di Jatim Sudah Terputus

Bambang mengatakan bahwa bulan puasa akan menjadi momentum tersendiri untuk lebih menggalakkan operasi. Bukan hanya itu, ia mengklaim bahwa selama ini terdapat sebanyak 58 yang sudah termonitor “Dari jumlah itu, 30 persennya sudah kita hantam. Makanya saya katakan harganya ini (narkotika) semakin tinggi karena pasokannya semakin susah,” kata Bambang.

2. Beberapa jaringan di lapas juga sudah diputus

BNNP Sebut 30 persen Jaringan di Jatim Sudah Terputus

Tak hanya jaringan biasa, Bambang juga menyebut bahwa beberapa j kelompok yang terafiliasi lapas juga sudah terputus. Namun, ia menegaskan masih terus siaga untuk mengungkap jaringan yang masih ada.

“Nah sekarang sudah banyak yang terputus tapi sekarang masih ada. InshaAlllah nanti kita bisa dapatkan semuanya yang penting kita tidak membuat gaduh dalam rangka mau pesta demokrasi juga,” bebernya.

3. BNNP Jatim tegaskan tidak segan tembak di tempat

BNNP Sebut 30 persen Jaringan di Jatim Sudah Terputus

Selain tak berjanji tak akan mengendorkan operasi selama bulan puasa, BNNP juga menyatakan tak akan segan menindak tegas pelaku. “Kalau ada yang penghianat ya kami akan tembak. Kami sudah komitmen perang terhadap narkoba seperti intruksi Presiden juga yang tegas perangi narkoba.

(Sumber : news.idntimes.com)

BACA JUGA :

 

Baca Juga:   BMKG Prediksi Kemarau Akan Lebih Panjang