Bos Crown Group incar Indonesia jadi basis kedua terbesar proyek properti

REKANBOLA – Bos Crown Group, Iwan Sunito mengincar Indonesia sebagai ladang proyek properti. Saat ini, pihaknya tengah fokus membangun hotel dan apartemen di Sydney, Australia.

“Saat ini masih Sydney, sekitar 90 persen proyek kita di Sydney secara keseluruhan,” kata Iwan saat ditemui di Sydney.

Targetnya, properti di Sydney nanti hanya 50 persen secara keseluruhan. Sisanya akan dikembangkan di Indonesia, Melbourne dan Brisbane.

“lndonesia akan jadi nomor dua terbesar, setelah itu Melbourne, Brisbane. Indonesia sangat potensial dan saya akan membangun di Surabaya dan pengennya di Bali juga,” kata Iwan.

Fokus pertama proyek properti pria kelahiran Surabaya tersebut adalah Ancol. Dalam pandangan Iwan, Ancol sangat potensial karena dikunjungo 30 juta orang per tahun.

“Menurut saya waktu pemerintah bangun Ancol. Ini bisa kita bangun Ancol arsitektur, koleksi gedung terbaik dengan konsep lengkap dengan ritel, convience centre serta untuk wedding,” katanya.

Sebagai informasi, Crown Group tengah menyiapkan pembangunan tiga apartemen di Jakarta. Total nilai investasi sekitar Rp 10 triliun.

CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, dari tiga lokasi, dua lokasi merupakan usaha patungan. Sisanya merupakan usaha sendiri. Iwan menambahkan, akan fokus menggarap proyek berlokasi di Jakarta bagian utara. Proyek ini akan dimulai pada 2019.

“Ini desain dulu, kalau desain sudah selesai rencana saya minta 2019,” kata dia.

Iwan menuturkan, untuk proyek tersebut, Crown menyediakan 2.000-3.000 unit apartemen. Untuk harga, Crown berharap dimulai dari harga Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per meter persegi. “Harapannya start-nya Rp 30 juta- Rp 35 juta,” sambungnya.

Iwan tak ingin bersaing soal harga. Dia menuturkan, Crown akan memberikan sesuatu yang berbeda yakni kualitas bangunan apartemen.

Baca Juga:   Buwas Minta Pemda Tidak Alih Fungsi Lahan Pertanian

“Karena begini kalau yang lain bangun gedung, komoditas harga. Program kami selling something yang berbeda, ada value ada soul, ada esensi daripada gedung. No different dengan hotel karena ada hotel laku dan tidak laku laku. Lokasi, konsepnya yang ditawarkan,” jelas dia.

Untuk produk ini, Iwan menyasar mayoritas pasar di Jakarta. “Kemudian brand sudah dikenal masyarakat, kita pikir mungkin 70 persen Jakarta marketnya, 30 persen seluruh Indonesia,” tutur dia.

 

One thought on “Bos Crown Group incar Indonesia jadi basis kedua terbesar proyek properti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *