Bos Instagram Juga Tak Setuju Facebook Dipecah

REKANBOLA – Head of Instagram Adam Mosseri tidak setuju jika Instagram dipisahkan dengan Facebook. Menurutnya hal tersebut hanya akan menyulitkan platform berbagi foto tersebut untuk membuat penggunanya merasa aman.

Komentar Mosseri ini dibuat saat berbicara di Code Conference di Arizona, AS. Jika dipisahkan dengan Facebook, Instagram akan memiliki tim pengawas konten yang lebih kecil dan membuat konten jahat tumbuh subur di platformnya.

“Secara pribadi, jika kita memisahkannya, ini mungkin akan membuat hidup saya lebih mudah, dan ini mungkin akan menguntungkan bagi saya sebagai individu. Tapi menurut saya ini ide yang buruk,” kata Mosseri seperti dikutip detikINET dari Recode, Selasa (11/6/2019).

“Jika kalian mencoba untuk menyelesaikan integritas pemilu, jika kalian mencoba mendekati isu konten seperti ujaran kebencian, dan kalian memisahkan kita, itu hanya akan membuatnya lebih sulit – terutama bagi kami di Instagram – untuk membuat kami tetap aman,” sambungnya.

Mosseri berargumen bahwa saat ini lebih banyak orang yang bekerja di divisi integritas Facebook dibanding total jumlah orang yang bekerja di Instagram. Jika Instagram kehilangan Facebook, mereka akan kehilangan keahlian dan pengawasan tersebut.

Komentar Mosseri juga didukung oleh Vice President AR dan VR Facebook Andrew Bosworth. Menurut pria yang biasa disapa Boz ini dengan memisahkan Facebook dan Instagram hanya akan melemahkan kedua entitas.

“Kalian memisahkan Facebook dan Instagram, kalian memiliki permukaan serangan yang sama. Mereka tidak lagi bisa berbagi dan menggabungkan data,” ujar Boz.

Komentar dua bos Facebook ini datang setelah banyak politisi AS yang menyerukan perusahaan media sosial tersebut untuk melepaskan Instagram dan WhatsApp. Co-founder Facebook Chris Hughes juga sebelumnya mengatakan Facebook saat ini memiliki pengaruh yang terlalu besar untuk dikontrol.

Baca Juga:   Uber Bakal Jual Sebagian Bisnisnya Di Asia Tenggara Kepada Grab