BPJS TK Santuni Korban Gempa Lombok yang Tewas Saat Bekerja

Rekanbola-  BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) memberikan santunan kepada korban gempa Lombok yang meninggal saat sedang bekerja. Santunan diberikan kepada ahli waris korban gempa yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak 2008 atas nama Erna Widayati. Erna merupakan karyawati dari perusahaan yang bergerak di bidang tour and travel.

Ia termasuk salah satu korban meninggal dunia pada saat bekerja akibat gempa Lombok pada Kamis (9/8/2018) pukul 13.25 WITA dengan kekuatan 6,2 SR.

Santunan yang diberikan kepada ahli waris yakni suami korban, Artana, antara lain Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Saldo Jaminan Hari Tua.

“Kami masih terus mendata peserta yang menjadi korban. Kami pastikan bahwa peserta kami akan menerima haknya sesuai dengan ketentuan. Jika dia meninggal karena kecelakaan kerja, maka ahli warisnya akan menerima hak yang sama seperti ahli waris almarhumah Erna.

Sementara untuk korban yang harus menjalani perawatan karena kecelakaan kerja, kami jamin mereka akan kami biayai sampai sembuh berapapun biayanya, sesuai dengan kebutuhan medis,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/8/2018).

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk tanggung jawab BPJS TK dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja dan keluarganya.

Selain itu, BPJS TK turut memberikan bantuan senilai Rp 291 juta kepada korban gempa Lombok. Bantuan ini diserahterimakan langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat

“Bencana ini adalah duka kita semua. Kami turut prihatin dan berduka atas bencana yang menimpa warga Lombok. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan korban, baik secara fisik maupun mental,” kata Agus.

Baca Juga:   DKI Beli Pohon Imitasi Rp 8 Juta, Ini Harga di Toko Online

Bantuan yang diberikan pada Minggu (12/8/2018) di Posko Gempa Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS TK. Bentuk bantuannya meliputi bantuan kebutuhan langsung berupa selimut, terpal, makanan siap saji, air mineral, obat -obatan, susu, serta popok.

Bantuan peralatan dapur umum pun diberikan oleh BPJS TK berupa kompor, penggorengan, dandang nasi, dandang sayur, tanki air yang semuanya berukuran besar denu mengakomodir masyarakat dalam jumlah banyak.

“Bantuan ini kami sesuaikan dengan kebutuhan warga berdasarkan laporan yang kami terima dari kantor cabang kami, yang telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” jelas Agus.

Hingga saat ini, BPJS TK telah menyalurkan bantuan tahap kedua. Sebelumnya bantuan untuk korban gempa di Lombok Timur dalam bentuk kebutuhan pokok juga telah disalurkan.

“Kami berharap semoga korban dan keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini dan semoga keadaan segera membaik. Sehingga warga dapat kembali beraktivitas dengan normal. Untuk tetap melayani dengan optimal di NTB, BPJS Ketenagakerjaan tetap membuka layanan untuk seluruh peserta dan calon peserta dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” pungkasnya.

 

( Sumber : detik.com )