BPOM Gerebek 4 Gudang Obat Tradisional Ilegal

Rekanbola – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggerebek gudang obat tradisional ilegal di Jakarta. BPOM menyita 1,6 juta obat senilai Rp 15,7 miliar

“Dari hasil penggerebekan Rabu (19/9) kita temukan 4 gudang penyimpanan obat tradisional ilegal dengan jumlah 1.679.268 pieces. Kerugian mencapai Rp 15,7 miliar,” ujar Kepala BPOM Penny K Lukito dalam jumpa pers di Jl Cemara II, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (21/9/2018).

Pengungkapan ini menurut Penny berawal dari informasi peredaran obat tradisional (OT) ilegal di Jakarta. Tim lebih dulu bergerak ke toko di Jakarta Timur,

“BPOM RI menemukan 20 item 0T ilegal di toko obat ANG di Pasar Jatinegara. Jakarta Timur. Kemudian di wilayah yang sama kita dapati lagi gudang dengan temuan 183 item OT ilegal di sebuah rumah tinggal di Jatinegara,” ujarnya. Tim BPOM menindaklanjuti penelusuran hingga mengungkap gudang obat tradisional ilegal di Cilincing.

“Dari dua rumah tersebut ditemukan 127 item OT ilegal dan satu mobil boks berisi 21 item ilegal yang siap diedarkan dan rencananya dikirim ke daerah Kudus Jawa Tengah,” sambungnya.

Ada 8 orang yang dimintai keterangan terkait gudang penyimpanan obat tradisional ilegal.

Adapun petugas barang yang disita dari keseluruhan bukti antara lain berupa jamu obat kuat laki-Iaki, jamu pegal linu, jamu asam urat serta jamu pelangsing.

Baca Juga:   Alumni Sriwijaya Bersatu Deklarasi Dukung Jokowi-Amin