Buaya yang Bikin Heboh Jakarta Mati Satu, 2 Lainnya Misterius

Rekanbola – Buaya yang bikin heboh Jakarta baru ditemukan satu ekor. Sedangkan keberadaan dua ekor lainnya masih misterius.

Berdasarkan laporan warga, ada tiga buaya yang terlihat di Kali Grogol, Jakarta Barat. Tiga buaya itu punya ukuran berbeda, yaitu 2,5 meter, 1,5 meter, dan sekitar 1 meter. Buaya yang berukuran sekitar 1 meter ditemukan, ditangkap warga di wilayah Roxy, Jakarta Barat, Jumat (29/6) kemarin. Buaya itu kemudian mati. Bangkainya diserahkan ke BKSDA DKI hari ini, Sabtu (30/6).

Lalu bagaimana dengan dua buaya lainnya?

“Kawan-kawan kami mengatakan dari pagi tadi sampai saat ini tidak pernah muncul, berbeda dengan hari pertama itu, setiap beberapa jam itu muncul. Nah, kami tidak bisa memastikan apakah sudah pindah apa tidak.

Tapi jika 3 sampai 4 hari sudah tidak muncul lagi, berarti mungkin (buaya) sudah berpindah tempat,” kata Kepala BKSDA DKI Jakarta Ahmad Munawir di posko pencarian buaya, Jl Latumenten, Jakbar, Sabtu (30/6/2018).

Buaya yang sempat terlihat di Kali Grogol.

Memang muncul dugaan buaya itu sudah meninggalkan wilayah Jakarta Barat, karena tak ada lagi laporan kemunculan reptil itu. Padahal petugas sudah berupaya maksimal mencari buaya-buaya tersebut.

“Yang jadi kendala kan pasang-surut, ya. Kalau sudah pasang-surut itu, kami tidak bisa apa-apa. Pada saat surut juga kami bisa melakukan, tapi airnya pun keruh dan cenderung hitam. Jadi tidak bisa juga. Upaya itu tetap kita lakukan,” ulas Munawir.

Munawir menjelaskan beberapa cara menangkap buaya sudah dilakukan. “Pertama memancing dengan ayam, ikan, daging, itu sudah lakukan. Sampai hari ini kami pasang, tapi itu belum efektif. Kedua, kami lakukan upaya dengan jaring. Itu memang ada, tapi jaring kami tidak bisa menahan kemarin itu,” kata Munawir.

Baca Juga:   Ditangkap di Soetta, Penyuap Dirut PTPN III Ditahan KPK

Meski dua buaya lain belum ketemu, pencarian dihentikan. Petugas tetap memantau kemungkinan kemunculan buaya, tapi pencarian dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

“Iya, kita pantau dululah muncul atau tidak. Kalau 3, 4 hari sampai 12 hari tidak muncul, berarti (buaya) sudah pindah tempat,” kata Kepala Seksi Wilayah 2 BKSDA DKI Jakarta, Bambang Yudi, kepada wartawan di posko pencarian, Jl Latumenten, Jakbar, Sabtu (30/6/2018).

 

 

( Sumber : detik.com )