Budaya gotong royong mulai pudar, Ibas dorong warga jaga persatuan bangsa

Rekanbola – Anggota Komisi X DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) prihatin melihat budaya gotong royong mulai ditinggalkan masyarakat. Menurut dia, masyarakat harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa untuk menghindari perpecahan.

Hal ini diungkapkan Ibas dalam penyampaian Empat Pilar di Kecamatan Panekan Magetan, Jawa Timur, Kamis (13/9). “Kita harus budayakan gotong royong, bukan gotong-gotong atau royong-royong, kita tidak boleh apatis dan tidak peduli dengan sesama kita, sesama bangsa Indonesia, karena kita satu, kita bersaudara,” kata Ibas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9).

Ibas mengatakan, toleransi antar umat beragama juga sangat diperlukan Indonesia saat ini. Putera Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menambahkan jangan sampai hanya karena berbeda keyakinan terjadi perpecahan.

“Jangan sampai perbedaaan ini menjadi sandungan buat kita untuk memajukan Indonesia yang makmur dan sejahtera,” kata dia.

Menurut dia, setiap warga negara berhak menikmati kemakmuran secara merata. Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan Ibas akan mampu mendorong turunnya angka kemiskinan.

“Ayo kita terus bekerja, pantang menyerah, lengkapi diri kita dengan ilmu pengetahuan yang luas, agar kita punya banyak kesempatan untuk mengembangkan diri dan sukses,” pungkasnya.

Baca Juga:   Longsor Terjang Bangladesh, 57 Orang Tewas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *