Buffon Hengkang dari PSG karena Emoh Jadi Kiper Cadangan

REKANBOLA – Penjaga gawang asal Italia, Gianluigi Buffon, blak-blakan bicara soal alasannya meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG). Buffon mengaku pilih pergi karena tak mau diplot menjadi kiper cadangan pada musim depan.

Petualangan Buffon di klub raksasa Prancis itu hanya berlangsung selama semusim. Dia memilih tak meneken kontrak baru setelah kesepakatannya dengan PSG rampung pada akhir musim 2018-2019.

Menurut Buffon, sudah sejak beberapa bulan lalu dirinya diberi tahu akan diplot sebagai kiper kedua mulai musim depan. Opsi tersebut tak membuat Buffon tertarik, sehingga memilih pergi.

“PSG sudah memberi tahu saya lima bulan lalu bahwa pada akhir musim saya akan diberi peran sebagai kiper kedua. Sejak Januari saya punya banyak waktu berpikir dan mendapat kesimpulan peran itu bukan untuk saya. Saya melepas kesempatan mendapat banyak uang dan memilih opsi lain untuk tahun depan,” kata Buffon, seperti dilansir Football Italia, Minggu (16/6/2019).

“Permintaan mereka legal, bisa dimengerti, dan penawaran mereka menarik. Pada usia 41 tahun, saya punya kebutuhan psikologis untuk merasakan sensasi. Emosi yang berubah menjadi energi, impian, rasa bahwa diri Anda bagian dari sesuatu. Ini juga pilihan yang tak pernah berhubungan dengan masa lalu saya di Juventus,” imbuh mantan pemain Juventus dan kiper legendaris Timnas Italia tersebut.

Buffon mengaku sudah menerima beberapa tawaran menarik dari klub-klub, tanpa menyebutkan dengan detaill. Tapi, dia tak menutup kemungkinan tak akan mengambil tawaaran itu hingga setahun ke depan.

“Saya menerima beberapa tawaran yang menyenangkan. Tapi, jika saya kurang tahu apa yang dicari, mungkin saya memberi hadiah berupa setahun untuk diri sendiri, sepenuhnya. Satu tahun untuk belajar,” kata Gianluigi Buffon.

Baca Juga:   Aturan Baru Digodok, Penalti Tak Boleh Rebound