Buka lapak buah di rumah, Mudin ternyata produksi miras oplosan

Rekanbola – Kepolisian menggerebek rumah dijadikan tempat produksi minuman keras oplosan di Kampung Kobak RT 3 RW 16, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pemilik usaha itu, Mudin Mulyadi (40), ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami menyita ratusan liter minuman keras oplosan jenis gingseng,” ujar Kapolsek Tambun, Kompol Sujatmiko, Jumat (14/9).

Sujatmiko mengatakan, penggerebekan pada akhir pekan lalu bermula dari informasi masyarakat mengenai rumah tersangka kerap didatangi pemuda. Dari rumah tersebut, para pemuda pulang membawa tentengan minuman.

“Kami kemudian melakukan penyelidikan, dan melakukan penggeledahan,” ujar Sujatmiko.

Hasilnya, kata dia, ditemukan sebanyak 117 minuman keras yang dikemas plastik ukuran satu literan, 20 botol alkohol murni, pewarna, cairan perasa, dan sejumlah peralatan untuk memproduksi minuman keras tersebut.

“Tersangka mengaku baru sebulan memproduksi dan menjual minuman keras oplosan,” kata Sujatmiko.

Agar tak dicurigai, kata dia, tersangka juga membuka lapak jualan buah di rumahnya. Dengan begitu, kata dia, warga setempat maupun aparat kepolisian yang mengawasi seolah-olah tersangka mempunyai usaha berjualan buah.

“Ini berkat kejelian masyarakat, dan polisi yang menyelidiki,” ujar dia.

Akibat perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Undang-undang kesehatan, dan perlindungan konsumen, serta perdagangan. Ancamannya hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Baca Juga:   Ibu Muda Mati menggenaskan , Ternyata Pelaku-nya Bukan Suami-nya Tapi sosok ini