Bukan gedung megah, ini 5 kriteria kantor idaman generasi millenial

Rekanbola – Bagi karyawan, kantor berkontribusi besar dalam memberikan kenyamanan dan mood booster. Ini wajar saja mengingat para pekerja biasa menghabiskan waktu sampai 8 jam bahkan bisa lebih di kantor. Seakan-akan menjadi rumah kedua, para pekerja pun mendambakan kantor idaman.

Nah, soal seperti apa kantor idaman itu, ukurannya tentu berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang berharap kantornya mempunyai fasilitas olahraga untuk menjaga kondisi badan mereka. Ada juga memimpikan kantor dengan sofa yang nyaman untuk sekadar mengetik atau meeting bersama rekan satu divisi.

Setiap orang punya banyak kriteria untuk menggambarkan apa sesungguhnya kantor idaman. Termasuk juga generasi millenial, punya kriteria-kriteria kantor idaman yang selaras dengan jiwa muda mereka.

Millenial (juga dikenal sebagai Generasi Millenial atau Generasi Y) adalah kelompok demografis (cohort) setelah Generasi X. Mereka lebih menyukai pekerjaan yang memiliki karakteristik sesuai kepribadiannya. Kreativitas merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki generasi millenial.

Perbedaan umur dan generasi, tentu saja membuat pola pikir dan tingkah laku kaum millenial sangat berbeda dengan generasi pendahulu. Bukan sekadar persepsi dan aspirasi karier yang berbeda, hard skill dan soft skill generasi millenial pun diakui sangat unik dan beragam. Generasi millenial adalah generasi yang mudah bosan. Mereka lebih suka jika mendapat tugas-tugas baru yang lebih menantang.

Nggak heran, generasi yang lahir di antara tahun 1980 – 2000 ini juga memiliki sudut pandang yang berbeda tentang tempat kerja yang ideal. Untuk mengakomodir kepribadian yang kreatif dan mudah bosan, generasi ini memilih bekerja di ruang kantor yang tidak terlihat serius dan menawarkan suasana fun dan nyaman. Tren bekerja kalangan muda saat ini memang berbeda dengan sebelumnya.

Baca Juga:   Aplikasi Kesehatan Bikin Orang Makin Malas ke Dokter

Nah, berikut ini kita ulas lima kriteria kantor idaman versi generasi millenial, Jumat (11/5).

1. Akses internet cepat.

Di era digital seperti sekarang ini, internet menjadi kebutuhan pokok demi mengakses informasi atau menjalin kontak dengan pihak internal maupun eksternal. Dengan internet berkecepatan tinggi, segala aktivitas operasional di kantor makin mudah dan efektif. Misalnya saat mencari referensi ide segar. Kalau internetnya lelet, karyawan gampang senewen yang akhirnya memengaruhi produktivitas kerja.

2. Lokasi strategis.

Generasi millenial lebih memilih kantor yang nyaman, berlokasi strategis, dan memberikan kemudahan dalam segala urusan. Lokasi kantor menjadi hal penting dalam menunjang efektivitas kerja. Apalagi di kota metropolitan seperti Jakarta dan Surabaya.

Kedua kota itu sangat sibuk, padat, dan mudah menimbulkan stres. Lokasi yang strategis dan transportasi yang mudah diakses membuat karyawan lebih cepat datang ke kantor dan mengurangi masalah terlambat karena macet.

3. Kantor yang nyaman.

Generasi millenial kurang menyukai desain interior yang terlihat formal. Mereka lebih suka interior sederhana namun punya fasilitas memadai demi mendukung aktivitas harian di kantor.

Selain sederhana, mereka butuh ruang kantor yang nyaman untuk berkomunikasi dan berbaur dengan rekan kerja. Salah satu contohnya Telkom Indonesia yang menyediakan fasilitas nyaman untuk bersantai bagi para karyawannya. Eits, tapi ingat, jangan terus-terusan bersantai yang akibatnya bisa melupakan pekerjaan.

4. Ada tempat olahraga.

Generasi millenial menginginkan lebih dari sekadar gaji. Mereka ingin bekerja di lingkungan yang menyenangkan dengan fasilitas komplet seperti ruang untuk olahraga.

Mereka menyadari seminggu full bekerja dari pagi sampai sore bikin tidak sempat berolahraga. Padahal jika seseorang jarang berolahraga bisa membuat tubuh gampang lemas dan loyo. Di Telkom Indonesia, karyawan tetap bisa berolahraga, dengan tersedianya fasilitas olahraga di tiap lantai.

Baca Juga:   Kendala Belajar Online: Banyak Anak Muda Pelit Kuota

5. Program pengembangan diri.

Selain memimpikan bisa bekerja di kantor yang memiliki banyak fasilitas, generasi millenial juga membutuhkan kantor yang bisa mengapresiasi kinerja karyawan melalui feedback. Pekerja millenial punya tipikal semakin bersemangat dan giat bekerja apabila mendapatkan pujian dan apresiasi dari atasannya.

 

 

(Sumber : brilio.net)