Bungkam Barbora Strycova, Jil Teichmann Lolos Ke Final Di Praha

REKANBOLA – Pekan yang penuh gebrakan dari petenis berkebangsaan Swiss, Jil Teichmann masih berlanjut di Prague Open setelah petenis berusia 21 tahun tersebut melenggang ke final turnamen WTA pertama dalam kariernya.

Menghadapi petenis favorit tuan rumah sekaligus petenis unggulan kesembilan, Barbora Strycova di semifinal Prague Open, Teichmann tampil tanpa merasa gentar dan menang dengan hasil cukup meyakinkan 6-3, 6-0.

“Pekan ini telah menjadi pekan yang sangat menakjubkan, pekan yang luar biasa. Saya merasa prima di Praha, jadi saya sangat senang,” seru Teichmann.

Pada pertemua pertama di antara kedua petenis, petenis peringkat 146 dunia, Teichmanna hanya menghadapi sedikit kendala untuk menumbangkan petenis peringkat 39 dunia, Strycova dalam waktu 76 menit. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan terbaik dalam karier petenis kidal, Teichmann, baik dilihat dari peringkat lawannya dan babak yang dilakoninya di turnamen.

Teichmann melesatkan 22 winner, dua kali lebih banyak daripada winner milik Strycova danTeichmann hanya melakukan 14 unforced error, lebih sedikit dibandingkan kesalahan Strycova yang mencapai 19 unforced error.

“Strycova adalah petenis yang hebat, petenis yang solid, apalagi bermain di rumahnya sendiri. Hal itu membuatnya bahkan jauh lebih berbahaya. Tetapi saya merasa sangat prima di lapangan, sehingga saya bisa memainkan permainan saya. Hal itu yang membuat perbedaan,” tukas Teichmann.

Pada partai puncak yang akan menghasilkan juara turnamen WTA untuk kali pertama, Teichmann akan bertemu rekan senegara Strycova, Karolina Muchova yang juga akan melakoni final turnamen WTA pertama dalam kariernya.

Petenis berusia 22 tahun yang menerima wildcard, Muchova membukukan satu tempat di final dengan kemenangan 6-2, 7-5 atas petenis AS, Bernarda Pera.

Baca Juga:   10 Momen Pahit Manis Bulutangkis Indonesia di 2018

“Kami belum pernah bertanding melawan satu sama lain, tetapi kami berlatih bersama untuk kali pertama pada pekan ini. Bagi kami berdua, ini akan menjadi final pertama kami dan itu benar-benar luar biasa. Saya menantikannya,” timpal Teichmann.