Bungkam Petenis AS, Hyeon Chung Catat Sejarah

REKANBOLA.com – Sensasi petenis Korea Selatan Hyeon Chung berlanjut di Australia Terbuka. Setelah menggusur Novak Djokovic, giliran petenis AS Tennys Sandgren menjadi korban. Chung melenggang ke semifinal sesuai membungkan Sandrgren tiga set 6-4, 7-6 (7-5), dan 6-3 di Rod Laver Arena, Melbourne, Rabu (24/1/2018).

Kemenangan Chung atas Sandgren sekaligus mementahkan anggapan dia melaju ke semifinal karena dibantu kondisi Djokovic yang cedera. Chung butuh 2 jam 28 menit untuk memulangkan Sandgren ke Negeri Paman Sam.

Pada set pertama, Chung sempat tertinggal 0-1 setelah Sandgren memaksimalkan servis. Mendapat kesempatan memegang bola, Chung membalas 1-1, dan berhasil mematahkan servis Sandgren. Chung terus memimpin 3-1, 4-2, dan menutup set pertama dengan 6-4.

Pada set kedua, Chung unggul 2-0 lebih sebelum Sandgren bangkit dan menyamakan kedudukan 2-2, dan memimpin hingga 4-2, lalu 5-3. Ketenangan Chung berbuah hasil. Perlahan dia mengejar hingga kedudukan 6-6, dan Chung menang tie break 7-5.

Di atas angin, Chung tampil lebih berani di set ketiga, memimpin 4-1, dan menutupnya dengan skor 6-3. “Saya hanya coba terus fokus, dan terus menjaga fokus dalam pertandingan ini,” katanya.
Bungkam Petenis AS, Hyeon Chung Catat Sejarah

Sejarah pun dicatat Chung. Dia menjadi petenis dengan peringkat dunia terendah (58) yang lolos ke semifinal Australia Tebuka setelah Marat Safin melakukannya pada 2004. Saat itu, Safin di peringkat 86 dunia.

Dia juga menjadi petenis Korea Selatan pertama yang lolos ke semifinal grand slam. ini juga pertama bagiinya lolos ke semifinal turnamen besar.

Chung, 21 tahun, juga menjadi petenis termuda yang meraih semifinal grand slam sejak Marin Cilic melakukannya di Melbourne pada 2010.

Baca Juga:   Kevin/Marcus Tiba di Perempatfinal, Fitriani dan Tommy Kandas

Di semifinal,  Chung menantang pemenang antara unggulan 19 Tomas Berdych (Republik Ceko) melawan unggulan kedua Roger Federer (Swiss).

Baca Juga :

Hasil gambar untuk MInion logo