Bungkam Roger Federer, Borna Coric Sabet Gelar Di Halle

Rekanbola – Borna Coric memasuki Gerry Weber Open hanya dengan dua kemenangan di turnamen grass-court, tetapi pada hari Minggu (24/06) waktu setempat, ia memenangkan gelar pertamanya di turnamen grass-court usai membungkam Roger Federer.

Baca  juga : Sambangi Pelatnas Tenis Asian Games 2018, Menpora Dengar Keluhan Atlet

Coric yang juga mengalahkan petenis unggulan kedua, Alexander Zverev di babak pertama, mematahkan 20 kemenangan beruntun Federer di turnamen grass-court yang telah menang di Halle sebanyak sembilan kali, dengan kemenangan 7-6, 3-6, 6-2.

Pada partai final yang berlangsung selama 2 jam 6 menit, petenis muda Kroasia, Coric melesatkan 11 ace dan mengamankan tiga dari empat break point yang dihadapinya dalam perjalanannya memenangkan gelar kedua dalam kariernya (Marakesh 2017).

Petenis berusia 21 tahun, Coric mengamankan 2 set point ketika tertinggal 4/6 di babak tiebreak set pertama dan mengamankan satu-satunya break di game keenam set penentu demi memenangkan final di Halle.

Federer yang sebelumnya unggul dengan 2-0 pada head to head melawan Coric, memasuki partai final di Halle dengan target memenangkan gelar kesepuluh dari 12 final yang dilakoninya di Halle dan demi mempertahankan posisi peringkat 1 dunia. Tetapi, sebagai hasil dari kekalahan Federer di final Halle musim ini, Rafael Nadal akan kembali menduduki peringkat 1 dunia pada hari Senin (25/06) mendatang.

Sementara iu, Coric mencatatkan 6-13 melawan petenis peringkat 5 besar setelah kemenangannya atas dua petenis unggulan pertama di Halle, Federer dan Zverev pekan ini. Ia diprediksi naik ke peringkat 21 dunia pada hari Senin (25/06), peringkat terbaiknya sejak menghuni peringkat 28 dunia pada April musim ini.

Baca Juga:   Borna Coric Percaya Del Potro, Murray, Dan Wawrinka Bisa Menangkan Grand Slam 2019

Setelah kedua petenis masing-masing memenangkan satu set, set ketiga dimulai dengan sangat kompetitif, setelah Coric dan Federer mempertahankan dua service game pembuka masing-masing. Tetapi dari titik tersebut, Coric menguasai permainan. Ia meningkatkan serangan melalui groundstrokenya untuk mengamankan keunggulan 4-2 sebelum mematahkan Federer satu kali lagi. Dua game selanjutnya, Coric pun memenangkan gelar terbesar dalam kariernya.

Atas usaha kerasnya, Coric menerima 500 poin dan hadiah uang sebesar 427.590 Euro, sementara Federer mendapatkan 300 poin dan hadiah uang sebesar 209.630 Euro.

 

 

(Sumber : ligaolahraga)