Buruk Rupa & Dikritik, Film Sonic The Hedgehog Digambar Ulang

REKANBOLA – Baru hitungan hari sejak trailer “Sonic The Hedgehog”, Paramount Pictures sudah dihujani ribuan hujatan oleh warga net. Sebabnya, mereka menilai sosok Sonic di film tersebut terlalu buruk dan jauh dari kesan imut.

Bukan cuma di akun youtube, kritik untuk trailer yang rilis Selasa (30/4/2019) kemarin ini juga habis-habisan membanjiri Twitter, Reddit, dan media sosial lainnya.

Penggemar landak biru nan gesit ini menilai fitur wajah karakter, termasuk gigi seperti manusia, dan proporsi tubuhnya tidak konsisten dengan Sonic yang mereka lihat di tahun 90-an.

“April fool sudah 29 hari yang lalu.  Kalian ketinggalan momen, Paramount, ” tulis komentar seorang pengguna di video YouTube terkait trailer tersebut, dikutip dari Rekanbola, Senin (6/5/2019).

Ini juga bukan pertanda pertama bahwa penggemar tidak senang dengan desain karakter itu.

Ketika Paramount merilis salah satu poster promosi resmi untuk film ini, para penggemar mengomentari kaki panjang Sonic yang aneh, mengekspresikan kekhawatiran tentang seperti apa karakter lengkapnya nantinya.

Kritik-kritik ini menjadi pertimbangan Paramount dan Sega, yakni perusahaan yang melahirkan karakter ini, untuk merancang ulang tokoh Sonic.

Pada hari Kamis, sutradara Jeff Fowler mengatakan pesannya dengan keras dan jelas di akun Twitter nya.

“Anda tidak senang dengan desain & Anda ingin perubahan. Itu akan terjadi.  Semua orang di Paramount & Sega berkomitmen penuh untuk membuat karakter ini sebaik mungkin,” tulisnya di Twitter.

Paul Dergarabedian,  selaku analis media senior di Comscore  mengatakan bahwa komentar dan kritik negatif itu menunjukkan kekuatan media sosial dan nilai yang dapat diberikan kepada pembuat film dan studio. Ini sekaligus sebagai umpan balik langsung dari para penggemar yang mencintai Sonic.

Baca Juga:   Gaya Seksi Megan, Tunangan 'Man of The Match' Inggris di Piala Dunia 2018

Belum jelas persis bagaimana Fowler berencana untuk memperbaiki karakter, terutama mengingat film ini akan keluar di bioskop pada bulan November, atau kurang dari enam bulan lagi.

“Lihat, adaptasi video game, sebagian besar telah meninggalkan jejak berdarah di box office. Saya pikir semua orang ingin ini menjadi sukses dan cara terbaik untuk melakukannya adalah melakukannya dengan benar secara estetika,” kata Jeff Bock, analis senior di Exhibitor Relations

Paramount Pictures dan Blur Studios belum menanggapi permintaan komentar CNBC Internasional.

Anggaran pembuatan film untuk “Sonic” diperkirakan sekitar US$ 90 juta (Rp 1,2 triliun), tetapi kembali dan mengubah animasi CGI bisa sangat mahal untuk perusahaan produksi.

Tidak hanya seniman harus mendesain ulang elemen karakter, tetapi mereka juga harus memasukkan kembali ke dalam setiap adegan dari film yang mungkin sudah selesai dan kemudian membuatnya, yang membutuhkan banyak daya komputasi dan waktu.

Paramount pun makin babak belur karena trailer ‘Sonic’ hadir bersamaan dengan ‘Detective Pikachu’ keluaran yang filmnya akan rilis pekan depan.

“Detective Pikachu” telah dipuji karena animasi CGI yang realistis dan untuk membuat iterasi otentik (dan lucu) dari makhluk Pokemon tercinta.