Cara Hemat Bahan Bakar Saat Berlibur dengan Mobil Pribadi

Rekanbola – Kendaraan pribadi masih menjadi pilihan transportasi untuk memenuhi kebutuhan liburan singkat daripada transportasi umum. Sebab menggunakan mobil pribadi lebih nyaman selama dalam perjalanan.

Berwisata mengendarai mobil pribadi juga lebih fleksibel dalam mengatur waktu di samping mengatur biaya pengeluaran contohnya biaya bahan bakar. Untuk itu ada baiknya melakukan beberapa hal supaya perjalanan menggunakan mobil pribadi tetap hemat bahan bakar.

Servis

Servis mesin secara rutin dapat menjaga performa mesin yang berujung pada meningkatkan efisiensi bahan bakar. Saat itu juga bisa mengetahui masalah kendaraan yang serius, seperti kerusakan sensor oksigen, mampu meningkatkan jarak tempuh hingga 40 persen. Selain itu, jangan mengabaikan indikator pengecekan mesin (check engine light) apabila indikator tersebut menyala.

Pompa Ban

Ban mobil yang terisi angin dengan baik mampu meningkatkan jarak tempuh bahan bakar hingga 3,3 persen. Hal tersebut juga meningkatkan keamanan serta usia penggunaan ban.

Ban yang memiliki tekanan udara di bawah rata-rata dapat menurunkan efisiensi bahan bakar sebesar 0,3 persen untuk setiap penurunan sebesar satu pon per-inci persegi dari setiap tekanan udara yang terdapat di empat ban. Jangan bergantung pada sistem pemantauan tekanan ban untuk mendeteksi ban yang kurang dipompa, sebaiknya periksa ban dengan pengukur tepat setidaknya sebulan sekali.

Bersihkan Filter Udara

Saringan udara mobil yang penuh kotoran membuat mesin bekerja lebih keras dan dapat membuat kotoran masuk ke ruang bakar. Dengan mengganti filter yang kotor dapat menghemat bahan bakar hingga 14 persen.

Gunakan Pelumas Mesin yang Tepat

Kegunaan pelumas yang mampu mengurangi gesekan saat mesin bekerja lebih keras. Pelumas yang direkomendasikan oleh pabrik mampu menambah efisiensi bahan bakar sebesar satu hingga dua persen.

Baca Juga:   Mau Mesin Mobil Awet? Jangan Sering-sering Parkir di Luar Rumah

Periksa Tutup Tangki

Setidaknya, menutup tangki secara tidak rapat dapat mengurangi efisiensi bahan bakar sebesar satu hingga dua persen.

Hindari Penggunaan Pelek Besar

Mengganti ban dan pelek yang tidak sesuai dipercaya dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar. Lingkar roda yang lebih besar mampu melemahkan ketahanan ban, mengurangi beban dan mempengaruhi aerodinamis, menghabiskan bahan bakar lebih banyak, serta dapat mempengaruhi kualitas berkendara.

Barang Bawaan Terlalu Berat

Barang bawaan membuat kendaraan bekerja lebih keras serta mengonsumsi lebih banyak bahan bakar. Tambahan 45 kg menurunkan efisien bahan bakar hingga dua persen, bahkan lebih jika menggunakan kendaraan yang lebih kecil.

Rak atap yang padat memangkas efisiensi bahan bakar hingga 5 persen. Sekitar seperempat dari setiap liter bahan bakar digunakan untuk mengatasi hambatan angin, sehingga ketika muatan naik di sisi atas kendaraan, efisiensi bahan bakar menjadi berkurang. Bahkan rak atap yang kosong dapat memengaruhi aerodinamika mobil, jadi lepaskanlah jika tidak digunakan.

(Kredit : www.cnnindonesia.com)